Story cover for Eccedentesiast by parkhyun10
Eccedentesiast
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Nov 24, 2019
“Dia tersenyum, tetapi sebenarnya tidak. Ia tertawa tetapi sebenarnya Ia menangis. Ia ceria tetapi sebenarnya Ia bersedih.” 

Ada apa dengannya? Tidak. Tidak. Jika kamu berfikir dia gila, aku tegaskan sekali lagi. Dia tidak gila.Ia hanya berusaha mencoba tersenyum di saat semua orang menjauh. Ia pernah berputus asa dalam menghadapi dunianya.  Bagaimana Ia tidak berputus asa jika segala sesuatu yang Ia harapkan dalam dunianya tidak dapat Ia dapatkan? Bagaimana Ia tidak berputus asa jika semua hal di dunia ini harus Ia hadapi dengan tangisan? Bagaimana tidak Ia berputus asa jika segala yang Ia lakukan tidak berarti apa-apa untuk orang lain? Dia Eccedentesiast.

Walalupun Ia pernah berfikir tidak ada gunanya lagi jika Ia hidup, tetapi untung sajalah Tuhan menyelamatkannya. Tuhan memberikan senyumnya yang indah itu untuk tetap menjalani hari , memberikan sebuah cinta yang tumbuh dalam hatinya.
Walaupun ia tidak tahu seperti apa takdirnya kelak , apakah seseorang Byun Baekhyun yang menderita eccedentesiast pun  bisa berharap??
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Eccedentesiast to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Cinta Dalam Mekarnya Bunga by araminta_123
23 parts Ongoing Mature
Lila percaya bahwa cinta mirip bunga. Ia tak bisa dipaksakan untuk tumbuh. Ia butuh waktu, kehangatan, dan keberanian untuk mekar di tengah dunia yang kadang terlalu dingin. Hidup Lila selama ini sederhana, tenang, seperti angin pagi di antara deretan bunga matahari yang menghadap ke timur. Sejak kecil, ia hidup berdampingan dengan warna-warni kelopak dan wangi tanah basah. Ia merawat bunga seperti merawat dirinya sendiri-penuh kelembutan, tapi juga penuh kehati-hatian. Namun, ketenangan itu perlahan mulai retak ketika ia bertemu Arka. Arka datang seperti angin musim gugur: dingin, tak terduga, dan membawa sesuatu yang membuat dedaunan gugur satu per satu. Ia bukan pria yang datang dengan tawa lebar atau kata-kata manis. Ia hadir dengan sorot mata yang tajam, langkah yang berat, dan diam yang penuh rahasia. Lila bisa merasakannya-ada beban yang dibawa pria itu, sesuatu dari masa lalunya yang belum selesai. Pertemuan mereka terjadi begitu saja. Tanpa rencana, tanpa aba-aba. Arka sedang mencari bunga untuk seseorang yang telah tiada. Lila, seperti biasa, tengah menyusun rangkaian bunga mawar putih di toko kecil peninggalan ibunya. Tak ada yang istimewa, kecuali cara Arka menatap bunga seolah sedang berbicara pada sesuatu yang tak terlihat. Dan sejak saat itu, dunia Lila mulai berubah. Perlahan, kehadiran Arka menjadi bagian dari hari-harinya. Mereka tak banyak bicara, tapi diam mereka saling memahami. Lila menemukan kehangatan di balik dinginnya sikap Arka, dan Arka menemukan ketenangan dalam mata Lila yang jujur. Tapi cinta yang tumbuh di antara mereka bukanlah cinta yang mudah. Ia datang membawa ujian, luka lama, dan pertanyaan-pertanyaan yang tak selalu punya jawaban. Karena Arka tidak datang dengan hati yang utuh. Dan Lila bukan gadis yang bisa mencinta setengah-setengah. Mereka seperti dua bunga yang mekar di musim berbeda-saling mendekat, tapi takut layu sebelum waktunya.
You may also like
Slide 1 of 8
Melophobia [Sehun EXO Imagine] cover
Stendhal Syndrome: Love Your Smile cover
Eccedentesiast ; BTS Jungkook✔ cover
THE POWER OF MY EYES [BOYSTORY] cover
Kisah Dari Langit cover
Eccedentesiast cover
Cinta Dalam Mekarnya Bunga cover
DENGARKAN ZAFRAN SEBENTAR ✔️ cover

Melophobia [Sehun EXO Imagine]

25 parts Complete

Apa lagi yang bisa diharapkan olehmu ? Kau hanyalah seorang gadis biasa, menderita Melophobia, dan kesepian. Seseorang hadir dalam hidupmu, namun seperti sebelumnya mereka hilang lagi seperti abu yang ditiup angin. Sehun, ya namja itu memporak-porandakan hidupmu, hatimu, segalanya tentangmu. Dia menyakitimu, membuatmu senang, dan kembali menghancurkan perasaanmu. Tapi kenapa kau masih saja mencintainya ? Baekhyun ? Oppa yang paling kau sayang setelah keluargamu. Kau merasa menyesal tak bisa mencintainya, haha, kau memanglah bodoh mencintai Sehun yang nyatanya menyakitimu dan mengesampingkan fakta bahwa Baekhyun yang selalu berada disisimu. So, tertarik baca ? PS : This story update everyday :) (Maybe)