Senna's

Senna's

  • WpView
    GELESEN 253
  • WpVote
    Stimmen 58
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Nov. 24, 2019
Persahabatan tidak selamanya berjalan mulus. Pasti ada saja pertengkaran diantaranya. Aku sadar, dari setiap pertengkaran selalu ada hikmah yang bisa dipelajari. Salah satunya memahami karakter. Setiap insan pasti memiliki karakter yang berbeda-beda. Dari setiap karakternya bisa menggambarkan siapa kita dan seperti apa kita. Memang sulit memahami karakter seseorang, terlebih karakter tersebut sangat bertolak belakang dengan kita. Bersikaplah dewasa. Jangan sampai orang lain terus mengalah. Karena sejatinya yang mengalah juga akan lelah. Dan setiap masalah selesaikanlah secara baik-baik. Dariku untuk kalian.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • You're Here, But Not For Me
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Aku Kamu Dan Dia
  • Duka Dalam Senja
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Sekali Lagi (End)
  • Full Of Scratches
  • ELBITHARA
  • Rintik Terakhir

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien