Buana
  • WpView
    LECTURAS 94
  • WpVote
    Votos 28
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, nov 24, 2019
Samora, Suri, Finn, Azura, dan Madan tumbuh bersama sedari kecil di sebuah panti asuhan tua yang hampir tutup. Hingga saat ini mereka masih bersama menjadi keluarga di sebuah rumah di puncak bukit. Namun, diusia mereka yang sudah cukup dewasa ini munculah berbagai keegoisan yang bisa menghancurkan satu sama lain. Mungkinkah petualangan melawan para monster mampu membantu mereka semakin mengeratkan genggaman tangan satu sama lain? Dan, Kalau kau berpikir bahwa ini adalah cerita tentang muda - mudi dan hormon mereka yang sedang memuncak. Kau salah, ini tentang mereka, dan bagaimana cara mereka menghabiskan masa superior ini dengan cara yang tak terduga. "Karena cukup dengan rangkulan hangat para teman, kau akan merasa bahagianya orang di seluruh dunia tak akan dapat menandingimu"
Todos los derechos reservados
#6
kaum
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Lembah Arunika
  • TIGA PENJAGA
  • Cakrawala Tertukar
  • ISEKAI-Underworld Collector
  • Kamu dan Kota Bandung [ Sudah Terbit √ ]
  • The Power of Friendship
  • Life Happens
  • Hutan Terlarang [END]

Dina hanya ingin lari sejenak. Dari rumah. Dari kampus. Dari masa lalu yang tak pernah benar-benar ia tinggalkan. Maka ia mengajak empat temannya-Bagas, Ayu, Raka, dan Tari-untuk mendaki Gunung Mahesara, gunung yang katanya penuh legenda, namun jarang tersentuh wisatawan. Lima remaja dari latar dan budaya berbeda, menyatu dalam perjalanan menuju puncak. Awalnya, ini hanyalah perjalanan tentang alam, peluh, dan keheningan hutan. Namun segalanya berubah ketika mereka menemukan sebuah percabangan jalur: satu jalur resmi, satu lagi tertutup semak dan larangan. Dari sinilah semuanya bermula. Kabut turun. Kompas tak lagi bekerja. Hutan mulai berbicara. Mereka tersesat di tempat yang tak ada dalam logika-Lembah Arunika, dunia tersembunyi yang hanya muncul bagi mereka yang memikul beban tergelap. Di lembah itu, sihir bukan dongeng. Makhluk gaib dari mitologi lokal bukan sekadar cerita rakyat. Mereka nyata. Hidup. Dan menjaga keseimbangan dunia yang mulai retak. Kelima sahabat ini harus menghadapi rintangan demi rintangan-bukan hanya melawan kekuatan jahat yang mengancam lembah, tetapi juga menghadapi sisi tergelap dalam diri mereka masing-masing: kemarahan, penyesalan, ketakutan, dan kesalahan yang tak pernah mereka maafkan. Dalam perjalanan yang penuh luka dan kehilangan, mereka mulai bertanya: Apakah lembah ini benar-benar dunia lain-atau justru cermin dari hati yang terluka dan ingin disembuhkan? Dan di tengah kabut yang tak kunjung sirna, satu pertanyaan terus bergema: Apakah mereka akan menemukan jalan keluar-atau justru menjadi bagian dari lembah itu selamanya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido