INSIGHT

INSIGHT

  • WpView
    Reads 4,530
  • WpVote
    Votes 243
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadComplete Fri, Apr 30, 2021
[COMPLETED] Bagi Irena, Bhima itu cuman cowok brengsek yang kebetulan mampir dalam kehidupannya. Karena memang mereka dipertemukan sebagai teman sekelas. Irena selalu menghindar dengan sikap Bhima yang sok manis. Bukan karena ia sombong, tapi ia hanya tidak mau termakan rayuan kardus cowok itu. Tetapi ada poin penting lagi, entah kenapa orang-orang terdekat Irena. Baik itu sepupu, teman bimbel, dan beberapa kenalannya dari forum, mereka bilang jika mengenal Bhima. Astaga! sesempit itukah dunia? Atau memang Bhima di luar sana terkenal? Memangnya Bhima itu siapa sih? Copyright © November 2019 by Akasvara-Yunjin_bang
All Rights Reserved
#937
jomblo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CLASS F
  • Eunoia [TAMAT]
  • [AS#1] AMAZING BADBOY (TAMAT)
  • Imaginary Boyfriend
  • Confused
  • Stupid Girl [COMPLETED]
  • Shades of Blue
  • Untuk Oreo dan Kamu [OG]
CLASS F

Kelas F di mata penghuni sekolah : 1. Kumpulan anak dengan IQ jongkok. 2. Penghuni tetap ranking 20 terbawah di jurusannya. 3. Solidaritas dalam kelas nilainya F alias fana. Nyaris tidak pernah tercipta. 4. Trouble maker alias parasit sekolah. 5. Para pemilik masa depan kurang jelas. Perihal pernyataan di atas fakta atau bukan, itu tergantung cara kalian memandangnya. Yang jelas, anak-anak itu tidak peduli, atau memilih untuk masa bodoh dengan penilaian manusia-manusia yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Mereka tidak peduli dengan nilai ulangan yang tidak mencapai KKM, dengan materi pelajaran yang diberikan guru, dengan PR yg harus dikumpulkan tepat waktu, dengan tata tertib dan aturan yang tidak boleh dilanggar, juga tentang ujian nasional yang katanya menentukan masa depan. Hingga suatu hari, sang wali kelas terancam dipecat karena dianggap gagal mendidik mereka. Hanya ada dua pilihan yang bisa dilakukan anak-anak itu. Menjadi egois atau peduli. °°° A/n. Cerita ini ditulis sebagai salah satu bentuk kampanye #IndonesiaMembaca dengan bertemakan Teen Literature. #TeenlitIndonesia @teenlitindonesia

More details
WpActionLinkContent Guidelines