Hello You

Hello You

  • WpView
    Reads 7,915
  • WpVote
    Votes 709
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 12, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
[On going] Bagi Iqbaal, Sasha adalah wanita terbaik setelah ibunya. Sedangkan, bagi Sasha, Iqbaal adalah lelaki terhebat setelah ayahnya. Sasha sangat menyayangi Iqbaal. Begitupun sebaliknya. Namun, mereka tidak mempunyai hubungan yang spesial. Hingga pada akhirnya Iqbaal dan Sasha berpisah karena sebuah masalah. Rasa rindu menyerang keduanya, walaupun setiap hari berkomunikasi via chat tetapi tidak bisa mengurangi rasa rindu mereka. Apakah Iqbaal dan Sasha sanggup menahan rasa rindu mereka? Atau malah menyerah? Temukan jawabannya di dalam cerita ini. --- Baca terus cerita ini sampai tamat, jangan dulu dibuang dari perpustakaan ya. Luv
All Rights Reserved
#871
rindu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • QUINZEEA ; Fake Nerd Is Devil (REVISI) #S1
  • ESCOGER : Memilih [COMPLETED]✔️
  • Waiting For Your Love
  • Cinta Yang Salah •IQSHA•
  • Revenge But Love [TAMAT]
  • Saling Mencinta •IQSHA•
  • Psychopath vs Indigo (TERBIT)✔
  • My Psycopath Man (Sudah Terbit)
  • PSYCHO D [END]

Dua insan yang tidak pernah akur, selalu terjadi percekcokan antara mereka berdua. Hingga tidak sadar mereka menjadi dekat, dan Alam menguak sesuatu dari Ghea yang baru dia ketahui. Gadis itu...gadis keras kepala, nakal, tapi suatu waktu dia bisa melihat sisi lain gadis itu yang lemah. Satu fakta yang baru dia ketahui, dia bahkan mengenalnya sudah lama... "Cepet buka mulut lo! " pinta Alam. "Gak," "Cepet, lo keras kepala ya?!" ujar Alam dengan menekankan ucapannya. "Iya-iya," Alam menyuapinya bubur itu ke mulut Ghea tanpa perasaan, hingga membuat Ghea tidak bisa bernafas karena tersedak. Uhukk...uhukk... Dengan cepat Alam mengambil botol minumnya dari tas karena muka Ghea sudah merah, lalu diberikan ke Ghea dan tanpa berfikir ia langsung minum. "Minum-minum," 1 menit kemudian... "Lo gila ya? Lo mau bunuh gue? Gak gini caranya!" ketus Ghea sesekali batuk. "Hehehe...sorry, kalo bunuh lo gue belum ada niatan," balas Alam santai. Happy Reading

More details
WpActionLinkContent Guidelines