Cinta Yang Pergi

Cinta Yang Pergi

  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 4, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Assakamu'alaikum Dalam cerita ini saya ingin berbagi sedikit pengalaman perjalanan hidup saya. Semoga ini dapat bermanfaat dan menghibur kalian semua. * * Cinta adalah sebuah fitrah untuk manusia. Dicintai dan mencintai. Dicintai, tidak semua dapat merasakannya. Tapi mencintai, semua orang pasti pernah merasakannya. Mencintai merupakan kesakitan yang diciptakan diri sendiri. Mendapat balasan dari rasa mencintai, bagiku ini mungkin hanya menjadi sebuah mimpi semata. Jangankan balasan, untukmu mengenalku saja dirasa angan-angan lalu. Diantara rasa sakit yang kudapat karena mencintaimu, yaitu saat kau lebih memandang wanita lain dan kau lupa bahwa dibakang kau ada aku yang pernah dekat denganmu
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • nothing new
  • Perjalanan Cintaku...
  • Aku Kamu Dan Dia
  • L.O.S.T Don't Know How to Love
  • Mencintaimu Karna Allah
  • Kamu yang Kukira Milikku
  • Eysha Love Story'

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines