Story cover for "REKA" by ocianaaaaa
"REKA"
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
Complete, First published Nov 24, 2019
Tinn..! tinn..!

Suara klakson bus mengagetkannya

Itu artinya reka harus pergi meninggalkan keluarganya

Reka melambaikan tangannya dengan lemas di dalam bus dengan berbekal ijazah SMP ia melanjutkan sekolahnya di jakarta.

Reka memandang pemandangan desa yang perlahan menjauh 

Belum pernah ia meninggalkan rumah sejauh ini demi melanjutkan pendidikannya yang lebih tinggi, ia rela berpisah dengan waktu yang tak sebentar dengan ibunya.

Lagi pula ia tak mau menjadi beban bagi ibunya, dan pendidikan itu sangat penting.
All Rights Reserved
Sign up to add "REKA" to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Don't Talk About Money by catheryn99
55 parts Complete
Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"
A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)  by hanun729
52 parts Complete
Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"
KOMAR. by Colorbrown
7 parts Complete
"Teruntuk aku yang menyukainya dalam diam sejauh ini. sudah saatnya untuk berhenti." ---- Kalian pernah suka sama seseorang? Menjadikan dia Crush kalian? Menjadikan dia penyemangat jarak jauh? Atau sekarang udah jadian? Coba kalian tanya ke diri sendiri, Alasan kalian menyukainya. Apa yang membuat kalian bertahan sampai sejauh ini? nggak lelah? Kalau menurutku ya, Rasa suka itu hak semua orang. Kamu boleh-boleh saja menyimpan rasa kepada seseorang, boleh saja berharap semoga dibalas. Tapi bagaimana dengan rasa suka yang tak kunjung dibalas? Ini yang aku takutkan, sebagai salah satu penghuni bumi yang ditakdirkan untuk lahir dengan berbagai kekurangan. ---- Mungkin cerita ini cocok dan wajib kalian baca. Mungkin saja mewakili perasaan kalian. Disini kisah cinta gadis bernama Verena Kaisera dimulai. Siswa SMA kelas XII yang tanpa sengaja menaruh rasa dan harapan pada Komar yang ternyata masih kelas X. Rasa suka dan harapan itu tidak menghilang dalam waktu yang singkat. Masih tersimpan dengan indah dalam hati Veren. Sampai tamat SMA pun perasaan itu masih tetap ada. Veren yang bermimpi bisa menjadi seorang Penulis. Dan Komar yang bermimpi menjadi Abdi negara. "Tidak ada penyesalan sama sekali. Karena aku yang memilih menikmati semua ini. Kamu tidak memberiku harapan, tapi aku yang menciptakan harapan ini sendiri. Jika masih ada peluang. Ingin sekali aku berteriak dan mengatakan aku menyukaimu. Tapi.. peluang itu sudah terkunci rapat." Verena Kaisera" Aku menyukaimu sampai titik yang mengharuskan aku untuk berhenti mengharapkan mu dan mengikhlaskan kepergian mu." Perasaan yang sama sekali tidak dibalas. Mendatangkan sakit berkepanjangan.
Analog Melankolis by SlashedofSoul
21 parts Complete
Raka merupakan seorang anak band dan mahasiswa tingkat akhir yang dari kecil dia hanya hidup bersama Adik perempuannya yang bernama Gita dan Neneknya karena ditinggal pergi ayahnya dan ditinggal mati ibunya, Raka sudah terbiasa mandiri dan prihatin, sehingga dalam masa kuliahnya dia memilih untuk terlambat lulus karena harus membagi fokusnya untuk bekerja demi mencukupi kebutuhan sehari-hari dan membantu keluarga kecilnya, walaupun seorang Rocker, Raka tetap memposisikan dirinya ketika di rumah untuk menjadi kepala keluarga, dalam perjalanan hidupnya Raka seringkali bertengkar dengan perasaannya dikarenakan menyimpan kebencian yang mendalam terhadap ayahnya yang meninggalkannya pergi ditambah ambisi ayahnya yang ingin menguasai aset peninggalan almarhumah ibunya, belum lagi Raka sempat mengalami fase patah hati yang cukup hebat karena ditinggalkan oleh kekasihnya demi laki-laki lain, ditengah kondisinya yang sedang berdamai dengan keadaan dan perasaannya hal tidak terduga menimpanya lagi yaitu ketika Raka mengetahui bahwa adeknya menjadi korban perpeloncoan diwaktu acara ospek sampai mengakibatkan adeknya masuk rumah sakit karena drop, hal tersebut membuat Raka semakin kesal dan marah sehingga Raka berinisiatif memukuli para senior senior yang menyakiti adeknya. Ditengah tengah banyaknya beban yang dirasakan oleh Raka, ada salah satu cewek (Fira) yang datang dikehidupannya dan memberikan energi positif baginya dikala perasaanya hanya diselimuti oleh kesepian dan kekesalan, sampai membuat Raka jatuh hati padanya.
You may also like
Slide 1 of 9
Don't Talk About Money cover
BRAJAMUSTI (BxB) cover
mami 'DongMark cover
YATF Reinata✓ cover
A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)  cover
KOMAR. cover
YOUNIVERSE cover
Analog Melankolis cover
Aksareya cover

Don't Talk About Money

55 parts Complete

Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"