Aku Arsyella

Aku Arsyella

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 17, 2019
Hawra Arsyella M.P. Gadis remaja yang selalu percaya dengan indahnya takdir tuhan,sampai adanya laki-laki yang membuat ia merasakan indahnya takdir tuhan setelah badai besar menerjangnya. "Takdir adalah skenario,tugas manusia hanyalah menjadi pemeran yang menampilkan peran terbaiknya walau skenarionya tak selalu berjalan sesuai keinginan"
All Rights Reserved
#655
sadstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKSARA TAKDIR TUHAN
  • NERISSA
  • The Choice [Completed]
  • forget you
  • SCHICKSAL
  • Engkau
  • SHEFAYRA
  • 𝐌𝐲 𝐁𝐢𝐚𝐬 (𝙶𝚘𝚞 𝙼𝚒𝚗𝚐𝚛𝚞𝚒) | TAMAT |
  • Zuhra Dan Lukanya [ON GOING]

a story by: dayy__ ___________________ Cover by: pinterest ____________________ AKSARA TAKDIR TUHAN Aksara berasal dari bahasa sansekerta yang artinya "tulisan", AKSARA TAKDIR TUHAN memiliki arti "tulisan takdir tuhan". Tuhan telah menuliskan takdir shanni, dan tugas shanni sekarang adalah menjalaninya. Apapun takdir itu pasti itu yang terbaik. Shannika Fabiola, gadis yang akrab dipanggil shanni ini adalah gadis yang ceria namun dibalik sifat cerianya itu tersimpan ribuan luka yang selalu ditutupinya. Terbiasa sendiri, membuat shanni tumbuh menjadi orang yang sulit untuk menceritakan apa yang dia rasakan, sampai akhir semua yang dia pendam sendiri ini menjadi bumerang untuk dirinya. Banyak orang menilai seseorang dari covernya saja tanpa tau isinya, begitu juga dengan shanni orang lain melihat dia adalah gadis yang ceria sudah pasti dia bahagia. Banyak yang menggap orang yang ceria sudah pasti bahagia, namun anggap itu salah. Siapa yang disalahkan atas semua yang terjadi? Takdir? Atau tuhan ? "Terlihat sempurna, namun hanya bayangan. Berhalusinasi tentang kebahagiaan, adalah salah satu cara untuk bertahan" --Shannika Fabiola

More details
WpActionLinkContent Guidelines