SAHABAT JADI CINTA

SAHABAT JADI CINTA

  • WpView
    Reads 1,063
  • WpVote
    Votes 376
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 31, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
⚠ TAHAP REVISI!! Menceritakan kisah Reihan dan Syifa yang berawal dari sahabat menjadi cinta. Namun menjalankan sebuah hubungan itu tidak mudah. Banyak liku liku. Apakah mereka mampu menghadapinya bersama? Atau cinta mereka kandas begitu saja? Baca+vote✔ Menerima kritik dan saran✔ Ajak temanmu baca✔ Follow dulu baru baca✔ Tambahkan ke reading list✔ Happy reading😊
All Rights Reserved
#823
ceritaromantis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dalam Diam(End)
  • Cinta di Taman Surga
  • Ranzir
  • Need you? (Completed)✔
  • My Friend My Love
  • [REVISI] ARIELIZA (end)
  • RAYCILA [END]
  • The Game
  • You're [not] Mine
  • We Can't Be Friends

Sequel cerita Wattpad Khadijah dan senyum Khatan Khayla terlahir tanpa kemampuan berbicara, tetapi itu tidak membuatnya lemah. Dengan bahasa isyarat, ia belajar berkomunikasi dan mengekspresikan dirinya. Namun, tidak semua orang bisa menerimanya. Sejak kecil, ia kerap menghadapi ejekan dan perundungan, hingga hanya ada satu orang yang selalu berdiri di sisinya Rafi. Bagi Rafi, Khayla bukan sekadar sahabat. Ia adalah seseorang yang ingin selalu ia lindungi, meskipun perasaan yang tumbuh di hatinya tetap ia simpan rapat-rapat. Namun, semua berubah saat Bram, teman lama mereka, kembali di SMA. Kehadiran Bram membuat Rafi menyadari sesuatu yang selama ini ia abaikan-rasa cemburu yang perlahan menguasai hatinya. Di sisi lain, Khayla harus menghadapi Nadine, seorang gadis yang tidak menyukainya karena merasa Khayla menghalangi jalannya menuju Bram. Perundungan kembali menghantuinya, lebih parah dari sebelumnya. Tapi kali ini, Khayla tidak ingin hanya bergantung pada orang lain. Ia ingin melawan, ingin membuktikan bahwa meskipun ia tak bisa bersuara, bukan berarti ia tidak bisa didengar. Ketika kata-kata tak selalu bisa diucapkan, dapatkah cinta tetap tersampaikan? Atau justru akan terus terpendam dalam diam?

More details
WpActionLinkContent Guidelines