Siluet"Mimpi Dan Kenyataan"

Siluet"Mimpi Dan Kenyataan"

  • WpView
    Reads 278
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 1, 2020
Namanya Iris, 17 tahun, kelas Xll. Dia mengidap kelenjar getah bening sejak kelas IX SMP, dokter memprediksi bahwa itu adalah kelenjar jinak. Namun apa? Prediksi dokter salah, kelenjar yang ada di tubuh iris ternyata kelenjar ganas. Karena sudah 2 tahun di biarkan, kini kelenjar itu menjalar menjadi kangker. Iris sangat depresi, hampir satu sekolah mengetahui berita itu. Akibat kabar itu, Iris sekarang sulit dalam bergaul, semua menjauhi nya, karena terlalu gengsi berteman dengan anak penyakitan yang umurnya bisa dihitung oleh hitungan jari. Ayahnya memindahkan iris ke sekolah baru, karena takut anaknya akan depresi. Iris menutupi kepala botaknya dengan wig dan sebuah kupluk pink polos, dia khawatir akan mengalami hal yang sama di sekolah nya dulu. Namun, sekolah barunya sangat menarik. Bukan karena bangunan berarsitektur unik, tapi karena murid bernama angkasa rela berteman denganya meski saat itu iris tak sengaja membuka wignya di depan angkasa, bukanya menjauh dan merasa takut pada iri tapi angkasa malah memintanya menjadi sahabatnya. Di situlah iris bertemu teman baru lainya. Kini kanvas kosong telah di gores oleh berjuta warna. Angkasa memberi mimpi, harapan akan kesembuhan dan kemurahan Tuhan. Tanpa aku sadari, aku menaruh hati pada pemuda bertubuh tinggi kokoh dengan kulit putih dan rambut hitam. Tertata abstrak itu. Namun, mau kah angkasa menerima ku? Dengan keadaan seperti ini? "Batasan bukanlah alasan untuk berhenti!"
All Rights Reserved
#80
lovely
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Qalbu {Terbit}
  • Impossible
  • ALSTARAN [END]
  • DIA YANG TERBUANG
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Hiraeth to Everlasting Sun
  • TERIMAKASIH SUDAH BERTAHAN -  REUPLOAD
  • PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)
  • 74/366
  • SLOWLY

{Teenfiction-Spiritual} "Yah, izinin Acha tetap homeschooling. Acha nggak mau sekolah di tempat umum." Gadis belia kisaran berusia 15 tahun, kini sedang membujuk sang ayah agar tetap mengizinkannya untuk homeschooling. "TIDAK!" ucap lelaki yang di perkirakan berusia 40 tahun itu. Ia tetap kukuh dengan keputusannya untuk menghentikan putri tunggalnya itu homeschooling. "Ayah ingin kamu tumbuh seperti remaja lainnya. Ayah ingin kamu bisa bergaul dengan banyak orang, dan Ayah ingin kamu melawan rasa takutmu itu." Lanjut sang ayah dengan tegas. Gadis yang bernama lengkap Jingga Cahaya Senja itu hanya bisa menunduk. Ia berusaha menahan air mata yang sebentar lagi akan jatuh membasahi wajahnya. "Dan satu lagi, Ayah ingin kamu mempunyai teman manusia. Bukan HANTU!" Lelaki itu langsung berjalan keluar rumah, dan menyisakan anak gadisnya itu sendirian di ruang keluarga sambil menunduk, seolah meratapi nasibnya. Allah SWT berfirman : وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ "Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Az-Zariyat 51 : Ayat 56)

More details
WpActionLinkContent Guidelines