Girl On Fire

Girl On Fire

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 28, 2019
Ada cerita yang harus ku ceritakan. Tentang pahit dan manisnya kehidupan. Dan sekarang aku akan menceritakan betapa kelam dan penuh warna dihidupku. Dari hal yang paling membahagiakan sampai hal yang menyakitkan sekalipun. Aku Melody Salsabila sang pecinta seni dan tulisan. Mempunyai kisah tragis. Dari terlahir menjadi anak yang tak diinginkan, dibenci semua orang bahkan dikhianati dengan cara yang menyedihkan pula. Tetapi Melody tetaplah Melody. Seorang gadis kuat yang tak pernah lemah sekalipun orang yang dia cintai perlahan menjauh dan berkhianat. Sampai sebuah kejadian yang membuat seorang Melody yang tak mengenal air mata menangis pilu waktu itu. Yang membuat Melody seseorang yang penuh tawa menjadi bungkam seolah-olah dia bisu. Melody tidak pernah berpikir bahwa waktu dimana selalu dia hindari terjadi tiba-tiba. Melody selalu berpikir bahwa ketegarannya adalah temeng abadinya. Tapi Melody salah, ketegarannya adalah awal mula kehancuran abadinya. Inilah kisahku, si gadis kecil kesepian.
All Rights Reserved
#229
semu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maina & Maxim
  • I'm In Love With A Gangster-2
  • False Hopes
  • Waktu?
  • Teluk Samudra [ TAMAT ]
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • Sejenak Luka
  • DENNIES
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )

Katanya aku manis. Polos. Bidadari tanpa sayap. Lucu ya, betapa mudah manusia jatuh cinta pada ilusi. Aku cuma belajar satu hal dari hidup: jadi korban itu menyakitkan. Tapi terlihat seperti korban-itu kekuatan. Kau tahu rasanya dipeluk oleh keluarga yang bukan milikmu? Dicintai, dimanja, lalu diam-diam disamakan dengan bayangan yang tak pernah bisa bersinar sendiri? Aku tidak minta dunia ini adil. Aku cuma ingin mematahkannya, seperti mereka mematahkan aku. Dan Maxim? Kakak sempurna yang dulu mengusap rambutku-sekarang kusebut nama dengan gigi terkatup. Dia pikir aku masih gadis kecil yang diam-diam naksir bayangannya. Padahal, sejak dulu aku ingin menghancurkannya, atau membuatnya bertekuk lutut. Tapi tenang, ini bukan kisah cinta. Ini kisah tentang dua luka yang tumbuh di tempat yang salah. Aku adalah hasil sampingan dari dunia yang katanya indah. Dan sekarang aku kembali-bukan untuk pulang, tapi untuk menyulut kebakaran terakhir.

More details
WpActionLinkContent Guidelines