My Decision Is You

My Decision Is You

  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 12, 2020
Darel kena karmanya! Sok sok an sih jadi orang yang ga mau suka sama Revelyn. Akhirnya kan mau di tikung sama Teo. Ditambah lagi desas desus tentang hubungan Teo sama Revelyn, bikin Teo songong kepayang juga pamer pamerin ke Darel. Frustasi sendiri kan Darel jadinya. Guru guru di situ juga kebawa koplaknya Teo, malah ikut ngedukung dan ngegoda godain Teo sama Revelyn kan. Suasana kelas yang panas udah kaya neraka bocor, makin gerah aja romannya di tambah ke songongan Teo, udah kaya belut kepanasan si Darel mah. Revelyn juga bingung harus gimana, Darel nya suka ngelaukin hal hal sweet walaupun kecil. Kan Revelyn jadi suka. Tapi Darel galak, judes, sinis, pokoknya perilaku ketidak berperi kemanusiaan ada di Darel. Mentang mentang ganteng terus pinter juga sombong nya kebina - bina. Berbanding terbalik banget sama Teo. Dia mah udah kaya bidadara turun dari khayangan! Hampir sempurna banget, apa aja bakalan dia lakuin buat Revelyn. Jadi Revelyn harus pilih yang mana?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Cool Ketos💣[End -- Sudah Terbit]
  • Ruang Tanpa Suara
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • No Longer Mate
  • The Special Class
  • Struggle✔
  • ATHAYA

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines