Cinta Seorang Muslimah

Cinta Seorang Muslimah

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 19, 2020
Dalam hidup kita selalu dihadapkan dengan berbagai macam masalah, yang memang harus kita hadapi bukan dihindari. Kita harus bisa cepat dalam mengambil keputusan antara memperjuangkan apa yang kita inginkan dan mengorbankan apa yang telah kita dapatkan. Hidup tak semudah menyusun Puzzle, dimana kita bisa meninggalkannya kapan saja jika kita telah bosan.. Ini hidup (kehidupan) dunia yang nyata dimana kita tidak bisa meninggalkannya begitu saja. Begitu juga dengan yang namanya Cinta, satu kata namun memiliki banyak arti dan makna bagi yang merasakannya. Cinta tidak hanya bisa di deskripsikan oleh satu orang tokoh karena pada dasarnya pemikiran setiap manusia itu berbeda. Sebagian mengatakan jika Cinta itu menyakitkan namun ada juga yang mengatakan jika Cinta itu menyenangkan atau membuat kita bahagia. Cinta itu fitrah, tidak bisa kita elak kehadirannya. Cinta tidak akan membuat kita sakit jika kita bisa memposisikan Cinta itu di tempatnya yang sesungguhnya. Cinta tak perlu ada syarat dan Cinta juga tak selalu harus terbalas. Ini bukan tentang siapa yang lebih dulu menetap atau telah lama tinggal, tapi tentang sebuah pengorbanan tak berujung yang memaksa Ia harus memilih antara 'ditinggalkan' atau justru 'meninggalkan' yang kedua-duanya akan berakhir dengan sebuah perpisahan dan dengan berbagai macam resiko yang siap tak siap harus tetap dilewati.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KENANGAN MANIS DI BANGKU SMP
  • Still Ours [Hiatus]
  • Takdir Terbaik
  • Let Me Go
  • always you
  • Waktu dan Cinta
  • Rindu Dalam Diam

Di balik riuhnya masa putih biru, tersimpan kisah yang tak akan pernah terlupakan. Oka dan Arum, dua anak SMP yang dipertemukan oleh takdir, menjalani hari-hari penuh canda, tawa, dan sedikit rasa yang sulit diungkapkan. Dari pertemuan pertama yang canggung hingga momen-momen manis yang diam-diam terukir di hati, mereka menghadapi berbagai cerita-tentang persahabatan, persaingan, dan mungkin, perasaan yang lebih dari sekadar teman. Namun, seperti halnya semua perjalanan, waktu selalu membawa perubahan. Apakah kenangan manis mereka akan tetap hidup dalam ingatan, atau justru menjadi pelajaran berharga sebelum melangkah ke masa depan? Sebuah kisah sederhana tentang cinta pertama, kebersamaan, dan perpisahan yang tak terhindarkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines