Novenamu Dan Tahajudku

Novenamu Dan Tahajudku

  • WpView
    Reads 1,948
  • WpVote
    Votes 177
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 19, 2022
Dia Allan, laki-laki yang mampu menebarkan senyuman, tawa, dan kebahagiaan untuk orang lain di sekitarnya. Dia juga laki-laki yang penuh dengan kejutan. Terkadang di balik sikapnya yang ceria itu, dia juga orang yang cukup melankolis. Lucu sekali memang. Melankolis berkedok sok kuat haha. Katanya, dia sampai pindah sekolah karena ingin selalu bersamaku. Bukan aku terlalu percaya diri, tapi dia sendiri yang mengatakannya. Mungkin sampai di sini, segalanya akan baik-baik saja. Ya, memang sangat baik, kecuali perbedaan di antara kita. Namun laki-laki manis itu selalu meyakinkan, jika kita bisa melewati segalanya bersama, saling percaya, dan berpegang erat satu sama lain. Tanpa tahu, bagaimana keadaan di kemudian hari. "Nikah sekarang, yuk! Bisa, kan? Soalnya besok aku sekolah." "Jangan lupa sholat tahajud-nya. Aku juga bakal novena tiap hari, buat minta kamu kepada Tuhanku." "Maaf ...." "Ayo kita nikah. Kali ini aku serius!" ©MantanmuOy
All Rights Reserved
#428
bedaagama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AL AL GANG [Complicated]
  • THE CLIMB [Completed]
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • K.I.T.A
  • MY LOVE STORY
  • My Crush Boy Next Door (END) -TAHAP REVISI
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Antara seamin dan seiman
  •  ANATHA

Terdapat dua anak kecil yang gembira sedang bermain ditaman dan bercanda ria. Yang cewek namanya Lexa dan yang cowok namanya Al. "Xa, jangan nangis dong? Nanti aku beliin es klim lagi deh." Kata si cowok agak pelo. "Benelan, tapi yang banyak ya." Kata si cewek berhenti menangis sambil usap ingus nya. "Kita kesana yuk." Ajak si Al ke dua ayunan di taman tersebut. "Ayok." Kata Lexa semangat. Sambil main ayunan mereka berdua bercanda ria. Tapi Lexa takut bilang ini ke Al karena Lexa udah nyaman sama Al walaupun baru beberapa hari kenalnya. "Al." Panggil Lexa agak takut. "Ada apa, Xa?." Jawab si Al sambil ayunin ayunannya si Lexa. "Aku mau bilang sesuatu tapi Al gak boleh malah ya?." Sambil nunjukin kelingkingnya ke Al dan dibalas oleh Al. "Iya aku gak bakal malah kok." Kata La meyakinkan Lexa. "Lexa, besok disuluh papa sama mama pindah ke Belanda dan tinggal disana." Sambil nangis sesegukan karena dia gak bakal ketemu sama sahabatnya lagi. "Kenapa besok? Gak bisa ditunda aja." Dia bertanya sambil peluk Lexa tulus. "Katanya gak bisa, maafin Lexa ya Al. Lexa harus pergi jaga ini baik baik. Kalo Al kangen Lexa pandang aja buku ini." Sambil menyodorkan sebuah notebook yang berisi foto mereka berdua sedang bercanda dan menangis bersama. "Maafin Al ya, udah buat kamu nangis kayak gini. Kalo udah besal nanti kita pasti ketemu kok." Kata Al agak cadel. "Maafin Lexa ya, pasti nanti Lexa kangen banget sama Al." Masih menangis di pelukan Al. Yang bisa mereka lakukan adalah menerima kenyataan bahwa mereka harus berpisah. Dan hari ini mereka hanya menghabiskannya untuk melepas rindu sebelum Lexa pergi ke Belanda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines