Tutuplah Aurat Kawanku

Tutuplah Aurat Kawanku

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 26, 2019
Saat ini Ami dan Angel sedang berjalan menuju TPA, Angel tidak malu berpakaian seperti itu di hadapan banyak orang yang memakai baju muslim. "Angel! kamu tidak malu berpakaian seperti itu di hadapan teman-teman kita yang memakai baju menutup aurat?" tanya Ami. "Tidak, aku sudah terbiasa, lagi pula memakai baju seperti ini tidak panas," kata Angel. Ami merasa heran, mengapa sahabatnya yaitu Angel tidak mau menutup aurat seperti teman-temannya? Sepulangnya dari TPA, Ami pergi ke rumah Angel tanpa Angel ketahui. Di sana Ami membantu Ibunya Angel membungkus kado untuk Angel. "Terima kasih Ami! karena sudah membantu Tante membungkus kado, Tante jamin setelah Angel melihat ini pasti Angel akan menutup aurat," kata Ibunya Angel. "Insaya Allah Tante!" kata Ami.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "PERJUANGAN CINTA BEDA AGAMA"
  • WE ARE KLONING KLEB
  • ANGEL WINGS (END)
  • Masih Sempatkah Aku Bertaubat?
  • One Home Two Love
  • I CHOOSE YOU END
  • Delicious You (END)
  • Sehelai Kain Hitam Suci
  • Baby Boss [END]
  • Nathan Kana Liny Axel Alex

Angin yg berhembus lembut di pipi disertai dengan suara adzan subuh yg telah berkumandang yg membuatku terbangun dari tidurku dan langsung bersiap siap untuk mengambil air wudhu dan setelah itu aku langsung memakai mukenahku dan turun menghampiri keluargaku yg sudah menungguku di musholah rumah,tangga demi tangga rumah yg kuturuni membuat semua keluargaku melihatku ,aku tersenyum sipuh sambil merasa malu yg membuatku harus berjalan sedikit cepat karena azan yg sudah selesai dikumandangkan,kami pun langsung mengerjakan sholat subuh berjamaah.setelah sholat subuh kami pun langsung menyetor ayat al- quran sedangkan bunda dan kakak iparku menyiapkan serapan untuk kami . Ayah mengajari kami tajwid demi tajwid yg ada di dalam al-quran ,sedangkan adikku yg menjengkelkan itu mengejekku dari belakang ayah yg membuat ku geram dan ingin sekali memberi pelajaran padanya ,tapi...apa boleh buat dia berada pas dibelakang ayah jika aku memberi dia pelajaran sekarang ayah pasti memarahiku ,karna kata ayah "kalo kita digangguin atau dihina orang lain anggaplah itu sebagai cobaan yg diberikan Allah Swt untuk mengecek seberapa kuat iman kita ". itu sebabnya yg membuat ku tetap bersabar jika aku digangguin oleh adikku yg menjengkelkan itu .setelah setoran ayat suci al-quran ayah pun langsung menuntun kami untuk berdoa ,disaat aku sedang berdoa tiba-tiba ada yg membisikkan ku "jangan lupa doain jodoh kakak biar bisa cepet ta'arufan ".aku langsung melihat kearah bisikan itu dan melihat adikku tepat ada di sebelah ku ,ketika aku melihatnya dia berpura pura berdoa dengan khusyuk . huffff.....sangat menjengkelkan (lekatku dalam hati)sabar....sabar....humairah.....(tambahku dalam hati)doa yg dipanjatkan oleh ayah pun selesai kami semua langsung berbaris rapi sambil menunggu untuk menyalam dan mencium tangan ayah .

More details
WpActionLinkContent Guidelines