Tuhan Jangan Lagi!

Tuhan Jangan Lagi!

  • WpView
    Lecturas 18
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadConcluida lun, dic 9, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
Aini adalah seorang gadis yang ceria ia orang yang fun dan bersahabat dengan siapa pun senyuman nya tak pernah luntur di wajahnya Namun ketika ia mengenal cinta pertamanya yaitu Gian prayuda ia menjadi pemurun dan pendiam tidak pernah ada senyum di wajahnya lagi Apakah yang terjadi kisah gadis ceria tersebut ??
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • NESTAPA [On Going]
  • TERIMAKASIH SUDAH BERTAHAN -  REUPLOAD
  • Kesedihan [SELESAI]
  • EXPECTANCY
  • ArgaNa
  • First Love
  • Almeyra Azqilla Alana [On Going]
  • My Everything | ariana grande
  • The Wings

"Nestapa" kisah tentang seorang anak perempuan yang terlalu cepat memahami arti retak. Kiara lahir di rumah yang dulu dipandang sempurna. Rumah yang hangat, rapi, dan sering dijadikan contoh oleh orang-orang di sekitarnya. Sebagai anak perempuan pertama dan cucu perempuan pertama, ia tumbuh dengan bahu kecil yang sudah dibiasakan menanggung harapan. Ia belajar tersenyum lebih dulu sebelum mengeluh. Ia belajar mengalah sebelum meminta. Namun kesempurnaan itu tidak abadi. Ketika ayahnya berubah, suara yang dulu menenangkan menjadi meninggi, tangan yang dulu melindungi berubah menyakiti, dan kesetiaan perlahan tergantikan oleh perempuan lain. Kiara tidak hanya kehilangan figur, ia kehilangan rasa aman. Sejak saat itu, rumah bukan lagi tempat pulang, melainkan ruang yang penuh kehati-hatian. Kiara tidak pernah benar-benar menangis di depan siapa pun. Ia hanya menyimpan. Maka ketika Naren datang di masa SMP-nya dengan perhatian yang tulus dan kedekatan yang tumbuh tanpa diminta, Kiara tidak serta-merta membuka diri. Ia menyukai, tapi ia takut. Ia dekat, tapi ia menjaga jarak. Trauma membuatnya percaya bahwa mencintai terlalu dalam hanya akan berakhir seperti yang ia saksikan di rumahnya sendiri. Dan ketika fitnah memisahkan mereka, ketika Naren memilih melepas dengan alasan yang terasa janggal dan menyakitkan, Kiara kembali pada satu hal yang paling ia kuasai: diam. Di situlah nestapa itu tinggal. Bukan dalam jerit, bukan dalam amarah yang meledak. Melainkan dalam senyum yang tetap terpasang, dalam langkah yang tetap berjalan, dalam hati yang pelan-pelan belajar menanggung sendiri. Nestapa bukan sekadar kesedihan. Ia adalah perjalanan seorang anak perempuan yang dipaksa dewasa oleh luka, yang tetap berdiri meski tidak pernah benar-benar utuh.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido