Sketcher

Sketcher

  • WpView
    Reads 229
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 14, 2020
Iya, Elea tahu. Menjadi siswa yang bahkan tidak tahu apa kemampuan dirinya sendiri adalah sesuatu yang bisa dianggap menyedihkan. Danial juga paham kenapa Elea masih sulit menentukan pilihan. Itu karena ia hanya malas-malasan dalam belajar. Asalkan absen terisi, tertidur di kelaspun sudah bukan menjadi masalah baginya. Tapi tunggu, Danial tahu Elea sering ketiduran bukan karena sering memperhatikan loh ya. Cewek itu memang kentara punya kantung mata yang lumayan tampak meski dilihat dari jarak papan tulis hingga bangku belakang.
All Rights Reserved
#13
plan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Buka: Bimbingan Belajar
  • Kisah yang Tertunda
  • Persona
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Different Page [Complete]
  • Me,You and the story we went through.
  • Tatapan dari bangku belakang.
  • Our Times (Completed)
  • Veil Of Elysian

[LENGKAP] Sebelumnya berjudul, "Panggil Aku Mbak Saja." Rina muak dengan omongan, "Kamu 'kan pintar, kenapa nggak kuliah?" yang didengarnya sejak gagal seleksi PTN. Nekat merantau, sang pejuang gap year harus menghadapi enam bocah cilik di bawah embel-embel bimbingan belajar. [Genre: Slice of Life, Coming of Age]

More details
WpActionLinkContent Guidelines