Ketikanmu adalah mautku

Ketikanmu adalah mautku

  • WpView
    Membaca 234
  • WpVote
    Vote 88
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Nov 26, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
Kisah ini diangkat dari pengalaman nyata seseorang. Mungkin pembullyan adalah hal yang biasa bagi mereka para pelaku pembully. Lain dengan Aku (Yunita), ia adalah korban bully. Ketraumaan nya membuat ia mencoba untuk mengakhiri hidup. Dia adalah anak yang tidak pintar tetapi berbakat dalam bidang seni. Keterbatasan ekonomi membuat ia sering diremehkan dan dikucilkan. Untuk semua para korban bullying jangan pernah menyerah untuk hidup, ingat masih ada masa depan yang cerah menantimu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#245
stopbullying
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Paradise
  • The fair school || Selesai ✓
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • .✮:▹ Aletha juga ingin dimengerti:▹✮.
  • Aku Ingin Bercerita
  • ANAK YANG DI LANGGAR
  • Nayara [ TERBIT ]
  • My name is Steven ( End )
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan