ALMOST daily (TAMAT)

ALMOST daily (TAMAT)

  • WpView
    Leituras 82,474
  • WpVote
    Votos 3,399
  • WpPart
    Capítulos 72
WpMetadataReadMaduroConcluída qua, ago 12, 2020
WpInfo
Fanfic
Kamu mungkin menangis saat mendengar semua tentangku, aku jadi suka hujan saat kamu pergi. Tak apa kita bisa menikmati hujan saat allah kembalikan aku denganmu. ~ rexy aryando pernikahan politik demi menyelamatkan perusahaan ayahnya. itulah yang dilakukan kedua pasangan ini, pasangan remaja yang masih duduk di bangku SMA ini. Entah itu sakit entah itu bahagia. Sepasang remaja rela mengorbankan masa depannya demi orang tua nya, melakukan hal hal konyol setiap hari nya, hingga suatu hari kisah cinta mereka di warnai dengan tangis, bahkan harus saling merelakan satu sama lain. check in out😊 jangan lupa vote yaa
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Suami Kecil | Completed |
  • Tetesan Hujan Dibulan Mei (Revisi)
  • KISAH REY & ARA
  • My Divorce
  • You Are My Best Husband [ SUDAH TERBIT ]
  • ZiAron [END]
  • Brondong [Tersedia di Toko Buku]
  • Jiwa yang Tertukar (TAMAT)
  • SECRET 2 : DEBARANDIN

"Pak, Bapak ini salah paham! Saya sama anak ini tidak berbuat aneh-aneh. Lagian mana mau saya sama anak SMP." Seorang gadis cantik berseragam SMA sedang meronta, saat itu ia sedang diseret para warga karena tidur di pos ronda bersama seorang cowok, lebih tepatnya anak SMP yang terjebak hujan bersamanya. "NGGAK USAH ALESAN!" "BENAR!" "IYA TUH!" "JAMAN SEKARANG ANAK SD AJA UDAH HAMIL DULUAN!" Warga tidak ada yang percaya padanya. "Pokoknya, kalian harus kami nikahkan! Supaya tidak ada zinah lagi di desa ini!" "Pak! Bahkan saya nggak tahu nama dia," Arleta mencoba untuk kembali menjelaskan. "woy! Lo ngomong dong. Jelasin ke warga, kalau kita nggak ngapa-ngapain." Gadis itu menatap tajam cowok berseragam SMP itu dengan tajam. Bukan menjawab, anak itu hanya terdiam dengan mimik datar. "Percuma, mereka nggak akan percaya. Start public 11 November 2022

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo