Bagaimana yah rasanya,baru pacaran eh ditinggalin?Udah gitu si dia pindah sekolah dan pindah rumah,tanpa kabar bagaikan menghilang tanpa jejak.
Setelah berpisah selama kurang lebih 3 tahun,akhirnya Rayna dipertemukan kembali dengan Dhafian.
Dhafian yang tiga tahun lalu menghilang entah kemana dan tanpa kabar.Sampai-sampai Rayna yang baru saja berpacaran dengannya tidak tahu menahu ke mana dan kenapa dia pergi.Bahkan ada gosip bahwa Dhafian hanya mempermainkan Rayna.Dhafian yang memang dari sononya playboy dan suka mempermainkan hati perempuan.
Sedih memang sedih,orang baru pacaran juga udah ditinggalin.Beginilah nasibnya kalau pacaran sama seorang cowok yang playboy cap kadal.Setelah 3 tahun eh muncul lagi nih anak,kayak jalangkung,datang tak diundang pergi tak diantar.
Luka yang di hati kini terbuka kembali,bahkan rasanya lebih perih daripada saat ditinggalin 3 tahun lalu.Apalagi kalau harus melihatnya setiap hari.Si Dhafiannya malah biasa-biasa aja melihat Rayna,kayak ngak ada dosa gituh.
Apakah yang akan terjadi pada Rayna?apakah dia akan balikan sama Dhafian,atau dia akan berpaling ke yang lain?entahlah,makanya,baca chapter-chapter selanjutnya sampe tamat,biar ngak penasaran.
warning!
Ini adalah cerita pertamaku yang kubuat murni dari imajinasiku sendiri.Jika ada kesamaan nama tokoh,tempat,atau semacamnya itu hanyalah suatu kebetulan.
Maka dari itu,mohon agar tidak meng-copyright cerita ini.Apabila ada typo mohon dimaklumi.
Thank you for your free time🙏
See you in the next chapter🤗
Follow yah😊👇
@2kartika0109_
Mungkin memang melupakan masa lalu membutuhkan seseorang untuk move on. Seperti yang dialami Divya Aurora, merasakan trauma pada masalah cintanya. Divya ditinggal Tama tanpa alasan yang pasti, padahal mereka sudah pacaran selama tiga tahun. Divya galau berat sampe berubah menjadi pendiam, dingin dan keras kepala.
.
Rado anak band, berbadan tinggi, berkulit putih dan memiliki rambut gondrong datang membawa cinta yang baru untuk Divya. Seolah berusaha mengambil hati Divya dengan segala pesonanya. Dan mengembalikan Divya menjadi periang dan mudah tersenyum. Namun semudah itukah Divya melupakan bayang-bayang masa lalunya? Semudah itukah hati Divya takluk dalam pelukan Rado?
.
Semakin lama Divya dan Rado saling mengenal satu sama lain, semakin membuat mereka saling nyaman. Hari-hari Divya kembali berwarna. Namun, perlahan juga banyak perubahan terjadi dalam diri Rado membuat Divya merasa takut kehilangannya. Mungkinkah cinta datang pada orang yang tepat, namun cinta datang pada waktu yang tidak tepat?