Hanryang

Hanryang

  • WpView
    Reads 9,171
  • WpVote
    Votes 630
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 2, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
1545, Dinasti Joseon - Pada malam bulan merah, Raja Lee Yeong Sun kehilangan segalanya. Sang permaisuri tewas bersimbah darah, dan sumpah sang raja untuk membalikkan takdir justru memicu murka para dewa. Kutukan pun lahir-terkunci dalam sebuah naskah berjudul Hanryang. Bukan sekadar cerita, melainkan pintu menuju masa lalu... dan penjara bagi siapa pun yang menyentuhnya. Seoul, era modern - Lee Sa, aktris papan atas Korea, berada di puncak karier-dan di ujung kehancuran. Pengkhianatan suaminya dengan idol muda dari grup Bubby membawanya pada malam penuh amarah. Sebuah kecelakaan tragis membuatnya koma. Dalam tidurnya, ia terperangkap di dunia asing yang perlahan terasa terlalu nyata, menjadi sosok kunci dalam kutukan yang menanti akhir yang belum pernah dituliskan. Kini cerita dimulai kembali. Mampukah Lee Sa mengubah takdir sang Raja? Atau justru mengulang sejarah yang ditakdirkan untuk terus terulang... selamanya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Bride Who Never Was
  • MOON LOVERS
  • The Queen's Revenge
  • The Joseon Princess✔
  • The Red Gown
  • DESTINY (TAMAT✅)
  • My Perfect Husband || Kim Taehyung ✔
  • Roses Wolves [ Jay ENHYPEN ] ✓
  • Sweet Lies

[Reading List September 2023 - RomanceID as Dangerous Love Category] #1 on History - 15/07/25 #1 on Mitologi - 29/01/24 #1 on War - 28/01/24 #1 on Yunani - 19/12/23 #1 on Slowburn - 19/12/23 ⚠️ May contain explicit things (21+) that can triggering you. ⚠️ Brie cuma punya tenggat dua jam sebelum essay tambahan dari mata kuliah Seni Yunani dan Roma Modern dikumpulkan kepada sang profesor. Dalam waktu yang cukup singkat itu, ia berusaha melawan bekas hangover di perpustakaan kampus. Namun, apa jadinya jika kopi yang sudah ditambahkan dua shots justru tak mempan dan malah membuatnya terpental jauh ke masa lampau. Seorang gadis abad kedua puluh satu yang harus terbangun untuk hidup di zaman sebelum masehi. Parahnya, ia terjebak menjadi budak 'pahlawan' perang kala itu. Mampukah seorang gadis yang sudah mencicipi manisnya hak bersuara di masa modern bertahan di masa-masa pembungkaman? Dapatkah ia memastikan kepalanya tetap utuh di tempat, ketika marak pembumihangusan orang sebangsanya? Bagaimana jika dia terjebak menjadi budak 'sang pahlawan' di sini selamanya? Lalu apa yang sebenarnya terjadi dengan dirinya di perpustakaan? Apakah ia mati? Apakah kopinya beracun? Oh, tidak! Terlalu banyak pertanyaan tak terjawab. Namun, satu hal yang ia tahu jawabannya dengan pasti. Pokoknya, bagaimanapun caranya, dia harus kembali. Apa pun jalannya akan ia lalui. Apa pun. Hanya untuk kembali. Sebab menjalani kehidupan di sini adalah mimpi terburuk yang menyiksa diri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines