Janji Dandelion

Janji Dandelion

  • WpView
    Reads 145
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 1, 2019
Jika ada yang namanya takdir ,maka Dia adalah tukang usil. Jika takdir sudah menjadi hal yang seharusnya dimiliki, Dia pasti mengikatkan benang merah di tangan kami. Tapi mungkinkah itu? Entahlah... Biarkan takdir yang berkata! Apakah aku sedang bermimpi? "Siapa namamu?" tanya pemuda itu kepada gadis di depannya. "Dandelion...". Ucapnya bagaikan bisikian lembut yang menyayat hasrat. "Apakah kita akan bertemu lagi?" "Jika itu takdir, maka kita akan berjumpa kembali" "Kapan kita akan bertemu lagi?" "Segera," "apakah kamu berjanji?" "Seperti dandelion yang selalu terbang ke langit dan membawa harapan baru. Seperti itulah janjiku. "Dendelion???"ia tak mengerti. "Bila aku dandelion yang tak memiliki kata-kata, layaknya dirimu ku kan tetap memandang bintang" Happy reading friends,
All Rights Reserved
#28
dandelion
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • [ONESHOTs ONLY] Naja and Her Stories
  • Purple Iris To Dandelion | GunJin ✔️
  • DANDELION
  • Bos Galak (ON GOING)
  • Tentang Dirimu yang hilang
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • ALZEA (TERBIT)
  • Mentari Tanpa Sinar

Salah satu bentuk pembodohan diri adalah disaat aku tau kamu sedang menjaga hati untuk orang lain, sedangkan aku masih saja setia mencintaimu dari jarak dekat. *** "Kakak tau hal apa yang paling menyakitkan saat kita sedang merasa bahagia?" tanya Shella sembari menghapus air matanya yang mulai menetes kembali, sedangkan Arion hanya menggeleng tak tau. "Saat kita dibuat terbang setinggi-tingginya. Hanya untuk dijatuhkan kembali," lanjut Shella yang membuat Arion menatapnya bingung tak mengerti. Saat Arion ingin menggenggam tangan Shella untuk kesekian kalinya, lagi-lagi Shella menjauhkan tangannya lalu kembali menatap Arion dengan senyum yang bercerita tentang luka nya hari ini. °°^^°° "Hal sia-sia yang selalu ku usahakan adalah berusaha melupakan dirimu, disaat hatiku belum siap membuka hati untuk orang baru" ~Shella Novelia Az-Zachary "Terlalu menjaga, sehingga memilih menghindar walau rasa tetap ingin memiliki" ~Arion Lavi Pradipa Ini cerita pertama aku, semoga kalian suka ya. Jangan jadi readers ghost dong😭 pokoknya kudu vote dan komen. Aku maksa loh ya, MAKSA. Hahaha🤭 DI FOLLOW DULU YA,SEBELUM DIBACA KARNA AKAN ADA PART YANG DI PRIVAT. MAKASIH😙❤

More details
WpActionLinkContent Guidelines