Janji Dandelion

Janji Dandelion

  • WpView
    MGA BUMASA 145
  • WpVote
    Mga Boto 18
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadKumpleto Sun, Dec 1, 2019
Jika ada yang namanya takdir ,maka Dia adalah tukang usil. Jika takdir sudah menjadi hal yang seharusnya dimiliki, Dia pasti mengikatkan benang merah di tangan kami. Tapi mungkinkah itu? Entahlah... Biarkan takdir yang berkata! Apakah aku sedang bermimpi? "Siapa namamu?" tanya pemuda itu kepada gadis di depannya. "Dandelion...". Ucapnya bagaikan bisikian lembut yang menyayat hasrat. "Apakah kita akan bertemu lagi?" "Jika itu takdir, maka kita akan berjumpa kembali" "Kapan kita akan bertemu lagi?" "Segera," "apakah kamu berjanji?" "Seperti dandelion yang selalu terbang ke langit dan membawa harapan baru. Seperti itulah janjiku. "Dendelion???"ia tak mengerti. "Bila aku dandelion yang tak memiliki kata-kata, layaknya dirimu ku kan tetap memandang bintang" Happy reading friends,
All Rights Reserved
#9
slinceoflife
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • TFSeries#1 | Dandelion Of Venandra
  • Purple Iris To Dandelion | GunJin ✔️
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • ALZEA (TERBIT)
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • Bos Galak (ON GOING)
  • Aksara Lingga
  • DANDELION
  • Dandelion[Completed]
  • DANILITA

The Flower series #1 --- Aku membuka mataku dan dia sedang tersenyum menatap ku. "Tidur lah 'kekasih'..." Ujar nya lagi. Aku tersenyum geli. Entah mengapa rasanya diriku berbunga bunga mendengar kalimat itu. Aku tidak mungkin jatuh cinta padanya kan dalam beberapa Minggu kan. Kami baru saja menikah. Bertemu pun hanya sekali dari awal pertemuan kami berdua. Setelah itu aku pergi ke Bandung dan beberapa hari yang lalu kami baru saja bertemu lagi. "Apa hubungan kita hanya sebatas'kekasih'... Setelah kau mengikat ku dengan janji suci. " Ujar ku. Ia tertawa kecil. "Mungkin... Katakan padaku nanti jika kau sudah mencintai ku duluan. Maka aku akan mengubah hubungan ini menjadi 'Suami-Istri'..." "Oh ya..." "Iya..." Sahutnya. Aku mengerenyitkan dahi. "Lalu bagaimana jika kamu yang mencintai ku duluan...?" Tanya ku. "Aku akan membuat mu mencintai ku dulu..." Ujar nya dengan percaya diri. *** By: G_riztzelle

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman