SELA(Senja dan Langit)

SELA(Senja dan Langit)

  • WpView
    Reads 810
  • WpVote
    Votes 119
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 25, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
{ Romance, Humor } Deg... "Tatapan mata biru itu sangat lembut namun seperti tersimpan sejuta kisah pilu didalamnya" batin Langit Aldebaran Antariksa. *Waktu dapat merubah segalanya* Kira-kira itulah kalimat bijak yang sering terdengar. Ya, waktu dapat merubah segalanya. Segalanya hingga tak ada yang tersisa. Kalimat ajaib itu terjadi dalam kehidupan seorang gadis cantik bernama ALLUNA SENJA ARIONA. Kehidupan indah yang selalu diimpikan semua orang tak terjadi padanya. Ini sebuah kisah tentang arti sebuah pengorbanan. Seperti sebuah reaksi dalam mata pelajaran kimia. Haruskah pengikatan diiringi dengan pelepasan? Mampukah sebuah cinta setara tanpa adanya reaksi redoks? "Kita hanya terikat dalam waktu singkat, namun mampu membuat orang lain terhanyut dalam kisah singkat itu" ~LANGIT ALDEBARAN ANTARIKSA~
All Rights Reserved
#98
sela
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainangkasa #2 [END]
  • SELANG (Senja dan Langit) [TAMAT]
  • LaBi²nKai
  • GALAKSI BIMASAKTI
  • ANGKASA [ #1 PWR Series ]
  • ANGKASA (END)✅
  • AURORA
  • BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru)
  • Amor Almira

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines