La Colab Poesio

La Colab Poesio

  • WpView
    LECTURES 482
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Chapitres 19
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., juin 21, 2020
puisi ini tercipta awal dari pemikiran antara aku dan dia. aku menyukai puisi dia pun menyukainya. puisi menggambarkan setiap bait perasaan yang tergores. setiap bait puisi, terlukis kata yang membawa setiap bait pembaca kedunianya. setiap bait puisi mencerminkan kata yang sangat rahasia dan, setiap bait puisi tercipta dari berbagai emosi dan perasaan penulis yang tidak bisa dilisankan. tapi, ini bukan hanya tentang sebuah puisi melainkan berisi tentang curahan hati penulis Gorontalo2019 Stroy by : AyumiBee, NoerKadir Note : Update sesuai sikon. tapi kalau banyak pembaca akan update setiap hari😁, selamat membaca, (maaf tidak bisa menjadwalkan updatenya)
Tous Droits Réservés
#225
pengalaman
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Diam
  • Menanti dalam istiqomah
  • Aksara Tak Bertuan
  •  Rasa Tanpa Nama
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Curahan Hatiku
  • Amatiran Nulis Puisi
  • Lembut Seperti Doa
  • KUMPULAN PUISI
  • Tak Terucap
Diam

Diam bukan berarti bungkam Karena diamku berontak Karena diamku menolak Karena diamku menanti Karena dengan diam, aku meminta izin pergi **** Tak memaksa membaca, sebab bacaan perihal rasa Bila sudah nyaman Tetap posisikan pada zona aman Jika mendapat makna yang membekas, tak perlu menyelesaikan lekas-lekas Bila kopimu dingin menunggu, sungguh aku tak bermaksud begitu Baiklah, ucap pamitku agar tak pekat bosanmu --SajakDN

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu