Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Putri Tokekk

Putri Tokekk

  • WpView
    Membaca 174
  • WpVote
    Vote 13
  • WpPart
    Bab 9
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jan 28, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
aku terbaring di kamar ku menunggu mentari menampakkan dirinya di langit sebelah timur. "Ayanggggggggggggggggg, astagfirullah udah jam berapa ini masih belum bangun." Kata seorang wanita cantik yang mulai tampak kerutan dimukanya, sambil membuka kan gorden jendela kamar ku.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#592
salma
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • My Teacher, My Love (END)
  • DINODAI SUAMI SENDIRI(selesai)
  • Strange Matchmaking
  • tumbal gadis perwan
  • The Ducibella 【End】
  • Delima dan Takdirnya
  • *BINTANG untuk AQELLA

R-🔞 Keputusasaan melanda saat aku kehilangan kesadaran karena tidak sengaja minum alkohol saat dihadang oleh tiga pria tidak di kenal dan di seret ke tempat yang gelap. Namun, saat aku sadar aku berada di sebuah kamar hotel dengan pria yang sangat tampan. Awalnya aku ketakutan, tetapi ternyata dia yang menyelamatkanku tanpa pamrih. Sekejap aku jatuh cinta kepadanya. Tetapi, aku berpikir mungkin kami tidak akan bertemu lagi. Jadi aku memberikan ciuman pertamaku padanya sesudah ia mengantarku pulang dengan motor besarnya kemudian lari begitu saja. Alhasil, paginya aku terlambat datang ke sekolah. Aku berlari dan tidak sengaja menabrak seseorang di persimpangan koridor. Aku langsung berlutut untuk membantu membereskan kertas dan buku miliknya yang berselerak di lantai, tanpa melihat siapa yang aku tabrak. "Maaf... Saya lagi buru - buru." "Ya, kamu buru - buru karena kamu telat. Makanya, jangan pergi sampai larut malam jadi tidak bangun kesiangan". Aku tertegun. Aku mengenal suara baritone ini ! Apakah...??? Perlahan kepalaku mendongak. Dan saat itu pula mataku membulat. "Ka... Kamu ?!" "Ya. Saya Guru Bp baru di sini." ucap pria itu sambil tersenyum sambil menaikkan kedua alisnya. -CERITA LENGKAP-

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan