We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MONOLOG
  • WpView
    Reads 377
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 28, 2020
WpInfo
Poetry
Dari sebuah kutipan seniman ia menuliskan " A dancer dies twice - once when they stop dancing, and this first death is the more painful" (Martha Graham) . Ini artinya setiap orang yang berhenti melakukan apa yang selama ini menggerakkan hatinya, menggairahkan hidupnya itu sama saja seperti mati. Lalu bagaimana dengan sesorang yang sampai detik ini pun tak menemukan apapun yang mampu menggerakkan hatinya dan membuat hidupnya lebih bergairah dan bermakna, apa itu artinya dia tidak terlahir sama sekali. Ini berkali lipat lebih menyakitkan dari pada kematian pertama yang dimaksud. the coffee latte
All Rights Reserved
#389
monolog
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak
  • Lembut Seperti Doa
  • JINGGA
  • The Disappearance of Butterfly
  • Curse blood
  • One More Time (End)
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Love & Pain & Motivation
  • KONSEKUENSI HATI
Jejak

Untukku di masa depan, Aku meninggalkan jejak-jejak hidup yang bisa kau lalui kembali ketika 'Masa Depan' nampak kurang menjanjikan. Jika kau letih pada dunia yang selalu membawa perubahan, aku ada disini. Karena aku adalah kamu. Aku bagian darimu. Aku adalah masa lalu itu sendiri. Dan masa lalu tidak dapat berubah. Ya, aku adalah konsistensi yang kau cari saat dirimu muak dengan semua ketidakpastian itu. DSR 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines