MONOLOG
  • WpView
    Reads 377
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 28, 2020
Dari sebuah kutipan seniman ia menuliskan " A dancer dies twice - once when they stop dancing, and this first death is the more painful" (Martha Graham) . Ini artinya setiap orang yang berhenti melakukan apa yang selama ini menggerakkan hatinya, menggairahkan hidupnya itu sama saja seperti mati. Lalu bagaimana dengan sesorang yang sampai detik ini pun tak menemukan apapun yang mampu menggerakkan hatinya dan membuat hidupnya lebih bergairah dan bermakna, apa itu artinya dia tidak terlahir sama sekali. Ini berkali lipat lebih menyakitkan dari pada kematian pertama yang dimaksud. the coffee latte
All Rights Reserved
#201
monolog
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Can You Give Me One More Chanche
  • Jejak
  • IT'S NOT UP TO US
  • Forced to marry (Completed)
  • Meet Again (SATZU)
  • KONSEKUENSI HATI

Aku hanya lupa bagaimana caranya menyatakan cinta... dan menjaga hatinya. ~rendy *** "buku ini, menceritakan kisah sebuah hati yang mengalami rasa sakit berkali-kali, hancur berkeping berulang kali, tapi tidak pernah menyerah untuk mencintai. Intinya hati kita itu kuat buat melakukan itu semua, cuma mungkin karna kita merasa tidak kuat menahan rasa sakit nya... kita menyerah gitu saja. Padahal masih ada kesempatan, inti dari cerita ini adalah kisah sebuah hati yang membutuhkan kesempatan." Jawab ku mengakhiri pertanyaan sang wartawan itu. kini semua nya berdiri dan memberikan tepuk tangan pada ku. Tapi satu-satu nya objek yang berulang kali aku tatap adalah gadis itu. sejak dulu aku tidak pernah bisa mengalihkan tatapan ku dari nya, kini itu pun terulang lagi. Ya Tuhan, jagalah kebahagiaan nya untuk ku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines