BLUE, BLACK, GREY

BLUE, BLACK, GREY

  • WpView
    बार पढ़ा गया 154
  • WpVote
    वोट 32
  • WpPart
    भाग 4
WpMetadataReadजारी
WpMetadataNoticeपिछला प्रकाशन शुक्र, मई 1, 2020
WpInfo
नॉन-फिक्शन
BLUE, BLACK, GREY Tiga warna yang pada dasarnya berdekatan dan nampak tak jauh berbeda. Mengisahkan tiap ukiran lara yang sama-sama menyiksa dengan akar yg berbeda. Tiap kisahnya akan diukir secara singkat di rajut dalam bentuk narasi dan tokohnya yang anonim. Berbagai warna dunia yang coba di nalar dari rajutan aksara. [Dalam tahap revisi]
सभी अधिकार सुरक्षित
#3
poembook
WpChevronRight
सबसे बड़े स्टोरी-टेलिंग समुदाय में शामिल होंवैयक्तिकृत कहानी अनुशंसाएं प्राप्त करें, अपनी पसंदीदा कहानियाँ अपनी लाइब्रेरी में सहेजें, और अपना समुदाय बढ़ाने के लिए टिप्पणी और वोट करें।
Illustration

आपको शायद ये भी पसंद आएँगे

  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Feeling Blue
  • My Familly
  • Ryosuke (End )
  • Masuk ke dalam Novel BL?! [BLUELOCK]
  • My Little Light || ✓
  • Biru dan Langit ✔
  • ANTOLOGI CERPEN KENANGAN
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Satu Bait Tentang Hidup

"Bia, Ibu tahu, ini semua hanya keisenganmu untuk lari dari hukuman. Tapi hukuman tetaplah hukuman, Bia. Kau tidak bisa lari dari itu." Lanjut sang Guru menyadarkan Bia dari lamunannya. Sorot matanya penuh kekecewaan. Tangannya mengepal, mencengkeram erat rok biru yang ia kenakan. Ia merasa tersudut. Tak ada yang mendengarkannya. Tak ada yang memahaminya. Tidak kedua orang tuanya, tidak juga tempat yang konon disebut rumah keduanya. Sekolah. Sedetik kemudian Bia bangkit dari kursi. Mengambil kertas dan pena yang ada. Lugas, ia menuliskan sesuatu dengan tangan kecil yang penuh luka itu. Getar terlihat dari tangannya. Guru itu memandang bertanya-tanya. Namun Bia tak peduli. Ia meletakkan pena itu, lalu dengan cepat melipat kertas itu. Tanpa permisi, Bia meninggalkan ruangan dan sang guru yang masih tak mengerti aksi apa lagi yang akan dilakukan siswi itu. Langkahnya cepat. Tujuannya terhenti pada kotak saran yang usang. Kotak yang terbuat dari kayu itu tampak berdebu dan diselimuti sarang laba-laba. Bia menelan salivanya. Menatap lurus pada kotak itu dengan sedikit sisa-sisa harapan yang ada. *** ⚠️Semua yang ditulis adalah murni imajinasi penulis. Vote dan komentar yang diberikan akan sangat berharga/memberikan semangat penulis untuk membuat kisah selanjutnya. Selamat membaca, semoga terhibur dan terimakasih telah menyempatkan waktu untuk membaca :) ❤️

अधिक जानकारी
WpActionLinkसामग्री दिशानिर्देश