We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ELDARA [Completed]✔

ELDARA [Completed]✔

  • WpView
    Reads 1,513
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 22, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Sedikit unsur 18+ Dentuman musik menghiasi malam itu Aroma alkohol menyeruak sampai ke paru2, yahhh dia tau club adalah tempat cocok untuk wanita nakal seperti Dara. Eldara Vamalia Fernando gadis cantik. Upss bukan gadis lagi. Dengan balutan dress mini dengan bahu yang terekspos dan rambut yang dibiarkan tergerai menambah kesan cantiknya. "Pleasse 1 gelas lagi gw mohon"bisik Dara "Lo udah minum banyak. Oke, lupain kejadian kemarin malam"ucap Vanya sahabat dara "Tunggu tanggal mainnya."ucap dara dengan seringainya Yah dia tidak tau siapa yang menjadi mangsanya kali ini. Kakak nya sendiri ---- "Akhirnyaa sweet couple favorit aku, meski endingnya kecewa banget n menguras air mata tapi tetep kerenn."- Readers. "Wah, bagus. Lanjut lanjutin, yang."-Pacar yang nggak pernah baca satupun ceritaku. "Apaan nih. Cerita klise. Palingan gitu-gitu aja. Bad girl sama cowok dingin. Lahh haluu." -Haters will be hate.
All Rights Reserved
#309
happyreading
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hema Alkaris (and his life)
  • Danial oneshoot (1-10) Selesai
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Lelah Dilatih Rasa [END]
  • ARGA [REVISI]
  • You Are My Destiny
  • Arsyilazka
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • ALANAALANKA. [ ON GOING]
  • My Possesive Boyfriend

"Woy, cewek beasiswa!" Suara Saiful menggema di ruang kelas. Nada suaranya santai, tapi jelas menyindir. Gak perlu jadi jenius buat tahu siapa yang dia maksud, karna cuma ada satu cewek di sekolah ini yang masuk lewat jalur beasiswa. Dara. Dara yang lagi duduk langsung reflek noleh. Matanya langsung menangkap sosok Saiful yang berdiri dengan gaya sok keren, dua tangan masuk ke saku celana, dagu sedikit terangkat. Senyumnya... ngeselin banget. Dara tarik napas sebentar, lalu senyum tipis. Bukan senyum ramah, melainkan lebih ke senyum "jangan main-main sama gue." Dia bangkit, langkahnya santai tapi pasti. Dan sekarang, jarak mereka cuma sejangkal. Dara harus mendongak sedikit buat bisa lihat muka Saiful dengan jelas. Matanya tajam, suaranya tenang tapi penuh tantangan. "Kenapa? Perlu bantuan, dasar Iron Man terbang." Ekspresi Saiful langsung berubah. Kaget. 'Nih cewek tau dari mana?' pikirnya. Tiba-tiba, Saiful angkat tangannya dan dengan santai nyentuh dagu Dara, ngeratain pandangan mereka. Tatapannya lebih serius sekarang-ada sesuatu yang dia coba cari di mata Dara. Tapi cuma sebentar. Dia langsung ngelepasin tangannya. "Gue tau lo, cewek seragam luntur." Nada suaranya tajam, hampir kayak tuduhan. Dara nggak mundur sedikit pun. Malah sebaliknya. Tangan kirinya langsung narik dasi Saiful pelan tapi pasti, bikin cowok itu harus nurunin sedikit kepalanya. "Jangan lupa," bisik Dara. "Semua ini gara-gara lo."

More details
WpActionLinkContent Guidelines