MANUSIA DAN DOSA

MANUSIA DAN DOSA

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 28, 2019
MANUSIA DAN DOSA Sombong, serahkah, marah, malas, rakus, nafsu, dan iri hati, kerap di kenal sebagai dosa mematikan, induk dari segala perbuatan dosa yang terlihat sepele namun dapat memberikan impact besar pada kehidupan. Apakah ada manusia tanpa dosa? Tentu saja tidak ada, manusia adalah mahluk yang tak lepas dari kata dosa, hanya saja cara mereka mendapatkan dosa yang berbeda. Tapi pernahkah terbayangkan dan terpikirkan ketika manusia tak memiliki 'kesombongan', tidak akan ada orang punya rasa percaya diri, jika tak ada manusia yang punya rasa 'iri hati', apakah kehidupan manusia akan berkembang? Pernahkah kita berfikir, tanpa dosa akankah kebajikan itu ada? Apakah dengan melakukan kebajikan kita terhindar dari dosa? Dosa bukan lah hal yang bisa di hindari manusia Berau, -indah-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dynamics Of The HEART (TAMAT)
  • CATATAN HARIANKU
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • DOA, Dialetika Orang Awam: Dari Perbatasan
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Dibalik JAS & DEBU
  • NO Khalwat UNTIL Akad (Halal Bersamamu)
  • »The Love Behind Secrets!
  • Our Journey To Love

WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA ⚠️ Menjadi suatu kemuliaan bagi seorang Aeraina Hawa ketika di cintai oleh lelaki yang sangat tahu caranya menepati janji. Di jaga selayaknya mahkota paling tinggi oleh keluarga besar. Namun untuk sampai di titik bahagia yang sesungguhnya. Seringkali realita tak sesuai keinginan. Selalu saja ada hal yang membuat hatinya goyah bahkan hampir roboh dan patah. Sebuah kebenaran yang lumrahnya memang teramat pahit untuk di terima. "Gue Asa," lelaki itu menyapa. "Saran gue, lo berhak kok kalau mau bales mereka yang udah nyakitin." "Membalas tidak akan membuatku lebih baik." Ini tentang wanita yang memiliki hati seluas semesta. Mengajarkan banyak hal tentang memberi maaf dan upaya mengikhlaskan. Hingga tiba suatu saat, dunia semakin keras mengajaknya berkelahi. Tanpa jeda dan tak ada henti. "Bunda... Wallahii.. Ini sakit." Maka jalan seperti apa yang akan Hawa pilih nanti? Diam atau melakukan perlawanan demi seseorang yang ia cintai? *** Ini bikinnya pakek keringat dan akal sendiri ya. Jadi jan coba-coba plagiat. Mari berkarya dengan hasil mandiri. Ayo semangat 🤏🏻 ⚠️Di larang keras plagiat

More details
WpActionLinkContent Guidelines