Real Friend's

Real Friend's

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 28, 2019
Sebutan kata "cuk" bagi mereka menjadi momok yang sangat buruk, tapi tidak bagi kami. Kata " cuk" yang mana panggilan dari para sahabat kami. Bermula dari Fia, yang memanggil Wahyu "cuk". Yang mana terinspirasi dari anak Jakarta, yang sering mengumpat, dan menjadikan itu sebutan panggilan yang positif. Walau alasan pertama, kata "cuk" perpanjangan dari kata jancuk. Dan Fia yang dahulunya merantau ke Jakarta balik lagi ke Kota asalnya Pekanbaru Riau. Membawa nama jancuk sebagai panggilan positif, mengubah persepsi mereka, yang berpikiran negatif menjadi positif, kalau panggilan "cuk" adalah panggilan persahabatan. Dan tersebarlah panggilan tersebut, seantero Pekanbaru. Mungkin kalian berpikir ini cerita tentang anak - anak labil. Tapi tidak dengan fia, cerita ini kisah tentang arti persahabatan yang bermula dari tidak - sengaja, sehingga menimbulkan kata penyusup. Cerita ini hanyalah Pelarian seorang Fia, dari sebuah diary dan meluapkan ke Wattpad. Siapa tau ada yang ingin mendengar cerita ala Fia dan kawan - kawan.
All Rights Reserved
#533
promise
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Manisnya TeBu
  • My Bromance [18+] End
  • Alca || Selesai
  • Friendship Goals
  • Love Maze
  • 「 Our Life 」
  • Sweetest Home [NA2]
  • Si Cuek & Si Manis [END]
  • sahabat kok gini?! || NA2 (End)
  • Twins Yang Terpisahkan

Teras Budaya-acara tahunan yang menandai dimulainya perjalanan mahasiswa baru di Fakultas Ilmu Budaya. Di antara keramaian, Sora memilih berjalan sendiri, tanpa ekspektasi besar akan pertemanan atau pengalaman baru. Namun, satu nama yang terbaca di bag tag seorang gadis, Angelina Feng, tanpa sadar menarik perhatiannya. Angel yang ceria dan penuh semangat segera membentuk ikatan tak terduga dengan Sora. Namun, di balik senyumnya, ada sesuatu yang ia sembunyikan. Sama seperti Sora, yang terus menggenggam liontin berukir naga-sebuah janji lama yang tak kunjung ditepati. Ketika sebuah pesan anonim muncul di ponselnya: "Kamu masih menyimpan liontin itu, kan?" Sora mulai menyadari bahwa bayangan masa lalu mungkin lebih dekat dari yang ia kira. Di tengah kisah pertemanan, mimpi, dan masa lalu yang menyatukan mereka, apakah Sora siap menghadapi jawaban yang telah lama ia cari? Ataukah, seperti gula dalam tebu, manisnya hanya terasa sesaat sebelum akhirnya menghilang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines