pangeran hujan

pangeran hujan

  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Tue, Jan 28, 2020
WpInfo
Non-Fiction
berisi ide abstrak tak sampai terucap.
All Rights Reserved
#37
sehat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JURAGAN DESA
  • katanya mirip
  • Permission, and Love
  • Teman Kecilku [END]
  • Levian Chakra
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]
  • GADIS BERHIJAB YANG LUGU MENJADI LIAR DAN NAKAL
  • DIFFICILIS
  • MY BENCONG GUE (BL)
  • DAGERUOS LESSON

Debu jalanan desa yang berterbangan seiring langkah kaki Gendis seolah menyambut kepulangannya. Gadis itu menarik napas dalam-dalam, menghirup aroma tanah basah dan jerami yang begitu kontras dengan bau knalpot serta pengapnya udara ibu kota. Kota metropolitan yang dulu menjanjikan impian besar, justru meremukkan mentalnya hingga ia memilih pulang ke pelukan sang ayah di desa. ​Dengan tinggi seratus lima puluh lima sentimeter, langkah Gendis tampak kecil namun mantap. Di balik balutan baju longgar yang dikenakannya, bentuk tubuhnya yang sintal tetap terlihat jelas-memiliki bokong yang padat berisi serta dada berukuran jumbo yang kontras dengan posturnya yang mungil. ​Wajahnya yang putih bersih dan menawan tertunduk lesu. Sebagai kembang desa yang dulu diagung-agungkan, sorot matanya kini menyiratkan lelah dan rasa malu yang mendalam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines