you're only mine

you're only mine

  • WpView
    LECTURAS 11
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, nov 28, 2019
Ketika aku sudah melepaskanmu,kau memberi harapan lagi. Setelah semua yang terjadi kenapa aku masih mencintaimu?Pengkhianatan?Kekecewaan?Tidak dianggap?Semua itu adalah ceritaku. -Vrilina abedan- Aku mencintaimu!sangatt!tapi kenapa kau meninggalkanku?lalu kau kembali seakan tidak ada yang terjadi. -Varrel Brimastio- "KENAPA?MASIH GA MAU JUGA LO?!"teriak varrel pada Vrilina "Dengerin gue ngomong rel" "APA YANG PERLU GUE DENGER?KALO LO ITU CEWEK GATAU DIRI?" -Brukkk tubuh gue merosot sampai gue terduduk,hati gue sakit harus mendengar penghinaan dari orang yang udah gue sayang
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Misi Kalisa (End)
  • 36 days with you {saida} [End]
  • Laura Lateranita Putri Victor
  • Lolly [END]
  • AILAH(END)✅
  • ATHAREZA
  • MOST WANTED & KETOS CANTIK
  • Secret Admirer [END]
  • MARVELLA QISYA [ End ]
  • Long Trip To Love✅

"Ngapain lo!" Suara seseorang menyadarkanku, membuatku berbalik lalu menatapnya intens. Cowok belagu lagi. "Menurut lo, gue ngapain disini?" Ucapku setelah satu detik mencoba setenang mungkin. Dia menatap langit langit perpustakaan. Lalu menatapku kembali. "Lo ngadem kan," ucapnya dingin. Dia bukan bertanya, lebih tepatnya nuduh. "Sotoy banget lo!" Ucapku ketus tapi masih kategori pelan. "Aneh aja. Cewek kaya lo meluangkan waktu di perpus, apalagi sekarang nyari buku di rak matematika," ucapnya datar. "Emang kenapa?" Sahutku mulai kebawa emosi. Dia tersenyum miring. "Nggak pantes!" Ucapnya sambil mengeja. Lalu meninggalkanku dengan tersenyum devil. "Kenzo," panggilku berhasil membuatnya menoleh. Risih banget pertama kali manggil namanya. "Keren doang ya muka lo, tapi mulut lo busuk!" Mampus lo! Sakit hati sakit hati lo. Bodo amat dah. "Jadi gue keren?" "What?" Aku shock mendengarnya. "Thanks ya," ucapnya tersenyum sekilas sebelum benar benar meninggalkanku.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido