YOU
  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 27, 2019
Hanya kisah sehari-hari tentang Aileen. Gadis super hyperaktif yang mendambakan cinta dari seorang pria bernama Glen angkasa. Jika di ibaratkan. Glen dan Aileen persis seperti teluk alaska. Tidak bisa bersatu namun tidak juga berpisah. Setiap hari Aileen selalu gencar mengejar Glen. namun setiap hari pula selalu ada penolakan dari Glen. Walaupun begitu, Glen selalu perduli terhadap Aileen. Sikap Glen pula yang mengundang banyak tanya dan dukungan agar mereka berdua memiliki ikatan. Namun Glen tetap pada pendirian nya untuk hanya berteman saja. *** Akan kah Glen tetap bertahan dalam benteng pertemanan saja? Atau mungkin perasaan nya mulai sedikit berubah? Ayo berpetualang di kisah Aileen kali ini, temani Aileen mengejar cinta Glen!
All Rights Reserved
#8
aileen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEFENSE✓
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • MSH (Masa SekolaH) || Hiatus ||
  • A B A D I  [On Going]
  • DEAR US (SELESAI)
  • About Raya
  • STEP #DavAileen (SELESAI)
  • Why Friend?
  • July,2019
  • KIARILHAM【END】

COMPLETED✓ Cowo gesrek, tukang comment, dan jahil itu yang selalu membuat Aileen kesal setiap hari. Sering kali Aileen dan Reynald bertengkar atau beradu argumen satu sama lain. Tapi, pertemanan mereka bukan hanya sekedar bertengkar. Saling membantu dan memperhatikan juga ikut serta. Banyak yang bilang, ketika seorang cewek dan cowok selalu bertengkar akan menimbulkan perasaan. Tapi apakah itu berlaku untuk Aileen dan Reynald? Dan ketika salah satu dari mereka merasakan cinta. Apakah semesta mengizinkannya bersama? •••••••••• Saat ia jatuh cinta kembali, tapi semesta seakan melarang keras untuk mempersatukan mereka. Ketika kita yang selalu bersama, ketika satu kalimat saja bisa membuat kita berbalas argumen. Namun saat ini, bahkan untuk beradu tatap saja tidak punya keberanian. Jarak. Dia pemberi jarak itu. Bagaimana rasanya dijauhi seseorang yang bahkan kita ingin selalu berada di dekatnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines