Waiting For You [REVISI]

Waiting For You [REVISI]

  • WpView
    Reads 1,607
  • WpVote
    Votes 562
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 20, 2020
[⚠PERHATIAN⚠] [CERITA INI SAYA BUAT DI AWAL SAYA BARU MENJADI AUTHOR. JADI MAAF JIKA MASIH BANYAK PENGGUNAAN TANDA BACA YANG SALAH. MOHON DI MAKLUM KAN. SAYA CUKUP MALAS UNTUK MERUBAHNYA MENGERTILAH] 1 tahun yang lalu~ "semua nya berjalan begitu cepat atau memang kisah kita yang singkat. aku di sini menunggumu tapi kau tak kunjung datang aku berharap kau kembali" Wanita itu terus menatap kepada batu nisan yang tertera di depannya ia berfikir mengapa Tuhan memperlakukanya tidak adil mengapa Tuhan mengambil kekasih nya itu di saat waktu dan tempat yang tidak tepat "Lo jahat van lo JAHAT!" Lirih wanita itu berteriak di ujung kata Wanita itu terus menangis tersedu sedu "Lo pasti kembali kan lo kembali kann....? Kenapa lo ninggalin gueeee.... Kenapaaa kenapaa Hiks hiks" ia tak tahan melihat nya terus saja ia menangis "Lo pasti kembali gue yakin lo kembali gue bakal nungguin lo terus. lo cuma mampir buat tidur doang kan Iyah kan" Ucap wanita itu ia seperti orang bodoh yang mengharap orang mati akan hidup lagi #Budayakan follow sebelum baca#
All Rights Reserved
#27
watty2019
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ditya
  • Acha Milik Gara [End]
  • Misunderstand
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • PSYCHO D [END]
  • DIZAH (Dika & Zahra) [END]✔
  • 🚨The sun in the dark sky🚨
  • Psychopath vs Indigo (TERBIT)✔
  • AmiKa [NOVEL] SELESAI✓
  • Gone(✔)🔚
Ditya

[ judul awal : Nine years ago ] " Mending lo pergi " " Pergi! " Bentak Ditya kepada Lili yang masih saja berdiri di depannya di ruangan serba putih ini. " Gak " Respon Lili tegas sambil menatap mata Ditya tegang. Ia mendekati Ditya yang sedang duduk diranjangnya.Air matanya sudah menggenang di pelupuk matanya namun ia pertahankan untuk tidak jatuh saat itu juga. " Gwe bilang pergi li. Sebenarnya apa sih alasan lo masih bertahan sama gwe yang gak guna ini? Gwe bener bener gak ngerti sama jalan pikiran lo " Ucap Ditya memalingkan wajahnya, kemudian melanjutkan ucapannya " Asal lo tau ya Li, fisik gwe ini akan mati,sebelum itu, mental gwe juga akan mati dan nantinya lo akan hilang dari ingatan gwe. Jadi lebih baik lo per- " cup- Ditya kaget dengan yang dilakukan Lili. Sekilas namun berhasil membuat degup jantungnya tak karuan. " Jangan usir gwe kaya gini dit,jangan usir gwe dari kehidupan lo " Ucap Lili dengan suara yang gemetar. Tenggorokannya terasa tercekat menahan untuk tidak menangis. " Gwe tau lo takut jadi gwe mohon lo gak perlu takut. Gwe adalah ingatan Lo. Gwe adalah hati Lo " Lili tak bisa menahan air matanya. Satu persatu cairan bening itu keluar dari pelupuk matanya. " GUE CINTA SAMA LO DIT,GUE SAYANG SAMA LO, GUE MAU LO BERTAHAN UNTUK GUE DAN GUE MAU LO SEMBUH " sih amatir. Mohon dimaklumi :))

More details
WpActionLinkContent Guidelines