Bertepuk Sebelah Tangan

Bertepuk Sebelah Tangan

  • WpView
    Reads 295
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 28, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah cinta Rifda memang sulit. Tetapi ia tidak ingin jatuh dalam jurang yang tidak ada ujungnya. Rifda tidak ingin semua kegagalan terjadi di dalam hidupnya. Rifda menginginkan sesuatu tetapi ia tidak bisa meraih itu. Karna benda itu terlalu jauh dari nya. -- "Kekasih bayangan? Dia kekasih. Aku bayangan"
All Rights Reserved
#5
lovesquare
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Kembang Desa
  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Prahara Lamaran [END]

Tania Ivana Prameswari sudah punya segalanya: followers jutaan, endorsement melimpah, dan wajah viral di TikTok. Tapi sayangnya, satu hal yang belum bisa dia "beli" dengan popularitasnya adalah ... ACC dari Elio Pradipta Komara, dosen killer dengan wajah rupawan dan mulut sepedas cabe rawit. Mahasiswa fakultas hukum menyebutnya Mr. Komrad, bukan karena dia ramah, tapi karena gayanya yang otoriter, dingin, dan katanya ... hatinya sudah dicabut negara. Sialnya, Tania harus menyelesaikan skripsinya di bawah pengawasan Elio, sang algojo akademik. Tiap halaman direvisi, tiap argumen dicabik, tiap senyumnya dibalas datar. Tapi Tania bukan selebgram sembarangan, dia sudah bertekad lulus tahun ini, walau harus pasang infus atau jual semua skincare. Namun segalanya berubah ... saat Tania terjebak di dalam lift bersama Mr. Komrad. Yang ada hanya dua manusia dengan ego besar, tensi tinggi, dan... satu rahasia kecil yang bisa mengubah segalanya. Apakah Tania akan tetap membenci Mr. Komrad? Atau justru mulai melihat sisi lain dari dosen paling menyeramkan se-fakultas hukum?

More details
WpActionLinkContent Guidelines