We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
RainDance

RainDance

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 18, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Sebelum membaca cerita ini, sebaiknya membaca terlebih dahulu family tree, supaya paham tokoh-tokohnya. Terima kasih. Aku tidak suka hujan. Hujan hanya membuatku sedih. Aku tidak suka hujan. Hujan hanya membangkitkan kesedihan. Aku suka tarian. Menari membuatku gembira. Aku suka tarian. Menari menciptakan semangat. -Emily- Aku suka matahari. Matahari membuat hatiku menghangat. Aku suka lukisan. Melukis menyemangati jiwaku, Aku suka lukisan Melukis membuatku seperti meraih bintang. -Cassandra- ------------------------- "Mommy... dont go, please...", pinta Emily memeluk erat ibunya ketika dilihat ibunya mengangkat koper dan membuka pintu pergi meninggalkan Emily yang mematung di depan pintu sambil menangis meraung, dan Cassandra yang berada dalam gendongan baby sitternya. Waktu itu hujan deras, awan mendung, sangat pekat, angin bertiup dingin... London, November ... 12 tahun yang lalu...
All Rights Reserved
#3
emilia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setelah Hujan ( End ✔)
  • °♡Introvert Girl♡° | End✔|
  • Umbrella Life [END]
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • Rintik Hujan
  • Ketraka Mafy
  • about us and him ✔️
  • Loving Like The Sun
  • FIZYA

Terkadang, aku tak mengerti mengapa aku tercipta di muka bumi ini. Tak ada yang salah dengan ku. Aku tumbuh dan besar dengan serba kecukupan. Tak kurang apa pun . Kecuali kasih sayang. Kelahiranku tak di inginkan oleh ibu kandungku sendiri. Hal itu membuat aku harus di asingkan di perkebunan teh keluargaku di Bandung. Aku tumbuh di sana dan hidup bersama sebelas asisten rumah tangga yang selalu melimpahiku kasih sayang. Aku selalu bertanya pada Tuhan, apa salahku hingga Ibuku tak mau menerimaku. Hari hari yang ku jalani sangat sepi. Aku mendamba kasih sayang sebagai seorang anak. Aku sepi, sedih dan meratapi nasibku sendiri. Hingga Dia tiba. Dia yang selamatkan aku dari petaka yang aku buat sendiri. Pertemuan itu, membuatku merasakan ada sebuah rasa yang kini tertanam di hatiku. Apakah itu yang di sebut dengan Cinta,? Entahlah..aku tak tahu. Namun, ditengah kebahagiaanku dengannya, Ibu menawarkan pilihan yang berat. Aku akan di akui sebagai anaknya jika aku mau menuruti segala keinginannya. Dan keinginannya adalah, hal terberat yang tak pernah terfikirkan sebelumnya... . . only on Wattpad dodiprayogo

More details
WpActionLinkContent Guidelines