Raga
  • WpView
    Reads 204
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 5, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Maura Ariestya gadis yang akan di jodohkan ibunya agar menjauhi Raga Dewantara. Sosok pemuda yang menurut ibunya sebuah pilihan salah. Sebagai tanda baktinya Maura mengikuti kemauan ibunya, ia mulai mengenal Rafa Adiyaksa. Sosok pria baik hati yang tulus mencintanya sejak pandangan pertama. Sebulan Maura merasa jika dia telah melakukan kesalahan mempermainkan hati dua orang pria, membiarkan Rafa mengetuk sedangkan dia sudah memasukkan Raga dalam hidupnya. Akhirnya sebuah kenyataan menyadarkannya, kalau dia harus mengeluarkan seorang pria dalam hidupnya. Raga Dewantara, pria berandal yang telah mengobrak-abrik hidupnya. ***
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Untuk Laut
  • GISTARA (TERBIT)
  • Senja di Akhir Batas
  • Siapa DIA
  • Analog Melankolis
  • UTARI
  • RAGA
  • AURORA

Maura Elvaretta Zahira, gadis ceria berambut panjang yang selalu tampak bersinar di mata orang-orang. Di balik senyumnya, ia menyimpan luka masa kecil yang belum sembuh-kehilangan ayah yang ia cintai dan ibunya yang menikah kembali. Meski rapuh di dalam, Maura tumbuh menjadi pribadi yang ambisius dan pekerja keras. Ia ceroboh, sering gegabah, dan tak jarang memainkan rasa percaya dirinya untuk menutupi ketakutan yang tak pernah ia akui. Lalu ada Mahzan Rafiq Al Muaffaq-siswa kelas dua SMA yang dikenal pendiam, dan tenang. Putra pemilik pesantren dan seorang dokter ini tumbuh dalam nilai-nilai agama yang kuat. Ia merupakan murid kebanggaan guru. Mereka dipertemukan di SMA. Dalam riuhnya masa remaja, Maura jatuh hati lebih dulu. Ia tak menunggu waktu terlalu lama untuk mengungkapkan perasaannya. Tapi Mahzan menolak-bukan karena tak ada rasa, melainkan karena ia tahu, cinta tak cukup hanya dengan saling suka. "Aku bukan tak ingin, Maura. Tapi kita punya Tuhan yang mengatur waktu. Dan saat ini, belum waktunya kita jadi satu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines