Story cover for Give Up by DiniSyahrianti
Give Up
  • WpView
    MGA BUMASA 5,376
  • WpVote
    Mga Boto 476
  • WpPart
    Mga Parte 46
  • WpView
    MGA BUMASA 5,376
  • WpVote
    Mga Boto 476
  • WpPart
    Mga Parte 46
Kumpleto, Unang na-publish Nov 29, 2019
Gimana rasanya kalo punya pacar yang sering ngulang kesalahannya itu? Padahal dia bilang "aku ga akan mengulanginya lagi"

Haha bahkan kata itu sudah basi guys. Dan pasti ada kalimat *kesempatan kedua.

Hadehh udah dikasih kesempatan, eh ngulang kesalahannya lagi. 

Ini hati mas bukan balon yang kalo di pecahin bisa beli lalu ditiup lagi. 

Tapi apadaya, kalau kita mencintai orang itu? 

Hati itu bagai kaca, kalau udah pecah yaudah... ga akan bisa dirangkai kembali meski dengan lem. 

Tapi mungkin merelakan adalah cara terbaik 


HAII GUYSS SEBELUM BACA WAJIB FOLLOW OK!! JGN LUPA BUAT BERI VOTE  PLIES HEHE 

COMENT NYA JGN LUPA NIHH, BIAR BISA LANJUT KE PART BERIKUTNYA:)
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Give Up to your library and receive updates
o
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 10
Cerita Tentang Zeeya cover
Should be Remember  cover
Just For One Day cover
Sorry, I Love You [SoonHoon] cover
Second Chance cover
𝐋𝐢𝐤𝐞 𝐀 𝐅𝐨𝐨𝐥 [𝐓𝐖𝐈𝐂𝐄] ✓ cover
Wedding Story cover
The Rain [SoonHoon] cover
MORALLESS cover
DON'T LEAVE ME [ YIZHAN ] End☑️ cover

Cerita Tentang Zeeya

20 parte Kumpleto

Bukan tentang senja yang terlupa, melainkan tentang fajar yang memberi kita rasa. Suatu hari, adakalanya kita menemui kesulitan. Dan hari berikutnya, akan merasakan pencapaian yang luar biasa. Lalu suatu hari, akan jatuh lagi dan merasa tertekan. Lalu kamu menghela napas, berpikir tidak bisa menanganinya lagi. tapi kemudian, kamu melihat sesuatu yang lucu dan tertawa. Kamu makan sesuatu yang enak dan rasanya lezat. Dan kamu merasa senang saat melihat seseorang yang kamu sukai. Kurasa ini adalah sebagian dari hidup, bukan? tapi begini, semua suka dan duka ini terkadang sangat melelahkan. Semua ini menjadi sangat melelahkan, tapi meskipun demikian, hidup masih berlanjut, waktu tak berhenti. Angin masih berhembus menerpa dedaunan hingga gugur, air masih mengalir ke tempat yang ia tuju. Cerita itu tidak memiliki akhir, karena semua akhir adalah awal yang baru, Cerita ini tentang masa lalu, masa kini dan masa depan. Kita terpaku diantara tiga fase itu. Dan pada akhirnya pun semua orang akan pergi, meskipun sudah kita genggam erat sepenuh hati. . . . . Catatan dari Zeeya.