We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bad Elss

Bad Elss

  • WpView
    Reads 18,184
  • WpVote
    Votes 293
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 31, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
[Spin-Off Oh My Bitch] Elsa membuka dan melemparkan bajunya dengan arogan ke sembarang arah. Yang melekat di tubuhnya sekarang hanyalah bra dan celana sebatas paha. Ia tarik kerah baju seorang pria yang ada di hadapannya dengan sengit. "Lemah! Pecundang! Bajingan! Kau tidak berani menyentuhku, Ge? Kau lemah!" "Aku mencintaimu. Jika kau ingin aku menyentuhmu, maka izinkan aku untuk menikahimu." "Menikah?" Elsa tertawa remeh. "Kau tidak akan mendapatkan apa-apa ketika menikahiku, Mr. Ge. Kau tahu? Aku sudah tidak perawan!" "Aku tidak peduli, Elss. Tujuanku menikahimu bukan untuk mendapatkan kenikmatan dari keperawananmu. Aku menikahimu karena aku ingin hidup selamanya denganmu. Perawan dan tidaknya dirimu, itu tidak akan mempengaruhi bahagia dan tidaknya pernikahan kita nanti, bukan? Jan, 2020.
All Rights Reserved
#50
bitch
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LIAR [SELESAI]
  • Bad Girl VS Bad Boy *Sudah Terbit
  • Hi Cold Prince
  • Oh My Bitch (End)
  • My teaser Devil Prince✅ [MOVE TO MANGATOON]
  • ALKEN
  • M Y   B A D B O Y (Completed)
  • at: 12am
  • SUAMIKU BACK TO NORMAL [Completed]
  • Between YOU and SHE (COMPLETE) √

Ketika cinta sudah merengkuhmu, tidak ada alasan untuk tidak menaruh kepercayaan. Ketika cinta itu sudah menjadi senyawa bahagia dalam hidupmu, tidak ada alasan untuk tidak merancang segala harapan. Namun, bagaimana jika cinta itu beralih menjadi kekuatan untuk menghancurkan kepercayaan serta harapan itu? Akankah engkau masih membiarkan rengkuhannya? Akankah cinta masih menjadi senyawa bahagia? Tapi, bagaimana jika ternyata cinta yang menjelma menjadi monster itu hanya tersesat? Bagaimana jika cinta hanya keliru pada jalan takdirnya sendiri? Dan saat kamu menyadari hal itu, disaat kamu menyadari bahwa cinta sebenarnya tidak berubah, semuanya sudah terlambat. Kamu dipermainkan oleh takdir cintamu sendiri. Dan hanya ada dua pilihan, bertahan sampai waktu itu tiba atau pergi dengan rasa tidak ikhlas karena sudah menyalahkan cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines