We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sendakala
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 30, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Reyfan anak laki laki yang menyukai senja sejak masih di bangku sekolah menengah pertama, pada waktu kelas 8 , seiringnya berjalannya waktu reyfan perlahan lahan mulai tidak menyukai senja di kala waktu sore itu Tibalah hari dimana reyfan menemukan senja indah di taman, ia sedang mengajari anak kecil yang imut. Akankah senja indah itu bisa mengembalikan kesukaan reyfan untuk terus menyukai senja atau malag sebaliknya ?
All Rights Reserved
#18
berjalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja dan Jingga
  • Asam Manis Putih Abu(Edisi kelas purba)
  • My Sugar Baby (END) ✅
  • Jejak Rasa [TAMAT]
  • Pesan Singkat
  • Regan dan Cintanya [END]
  • Set Me Free 'ORINE°
  • Inesperado (End)
  • LAVANYA
  • Dialog Senja Lara

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines