Story in my dream

Story in my dream

  • WpView
    LECTURAS 367
  • WpVote
    Votos 51
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadConcluida sáb, ago 29, 2020
Naura Sasikirana. Perempuan berambut panjang ini sedang koma, dia tidak sadar kalau masih hidup dan mengira sudah mati. Dia bertemu dengan sosok Adin Admaja teman Naura saat dirinya koma, laki-laki berseragam SMA yang meninggal karena- entah karena apa. Saat mencari sekolahnya Naura bertemu seorang laki-laki yang setiap harinya menyebalkan namun dia bukan dari dunianya melainkan dari dunia lain. Rizaldyan Akbar. Laki-laki biasa memiliki kemampuan yang orang lain tidak punya. Laki-laki ini yang membantu Naura. Dia pendiam, ngirit ngomong adalah salah satu sifat Dyan. Entah kenapa laki-laki pendiam seperti dia ingin membantu Naura yang tidak jelas bibit, bebet, bobotnya. Apakah Dyan atau biasa disebut Day ini mencintai Naura? Ataukah ada tujuan lain?? Entahlaah... Tidak ada yang tahu... Yuk kita ikuti cerita rumit mereka.. By Koalandak
Todos los derechos reservados
#261
naura
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Berikan Aku Rumah [Revisi Alur]
  • Permen Kaki Aya (Tamat) ✓
  • Kematian Hati
  • Surat Cinta Untuk Aisya
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • Girls and Boys
  • Daniel Owns Me
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
  • Nathalea
  • DiaKevin (Revisi)

Prolog: Humaira selalu bersikap baik kepada siapapun. Bahkan, kepada orang yang menyakiti perasaannya. Humaira adalah orang penuh kasih, orang yang selalu tertawa dan menghibur, akan tetapi ... setiap kali ia melindungi orang yang selama ini ia sayangi dengan hati yang tulus. Justru, itu adalah orang yang menyakiti perasaan, lebih menyakitkan dibandingkan orang yang membencinya secara terang-terangan. Ibunya sendiri. Ibunya sendiri orang yang ia sayangi, sekaligus orang yang selalu menorehkan luka. Berbeda dengan Lia, ia hanyalah gadis keras kepala yang orang orang kenal. Ia adalah orang yang paling keras ketika menegakan kebenaran, paling keras ketika berargumen, serta paling mengerti detail kecil seseorang. Lia tidak sama seperti Humaira, Lia adalah gadis yang berani membalas orang yang menyakitinya. Jika ia dikhianati oleh orang yang paling ia percayai, ia tak membalas dengan omongan. Ia membalas dengan menghancurkan kehidupan orang itu, hingga orang itu putus asa. Ia bukanlah pemaaf seperti Humaira. Ia lebih baik menjadi iblis daripada menjadi seseorang yang memakai topeng.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido