Sabira Linjani

Sabira Linjani

  • WpView
    Membaca 12
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Des 7, 2019
"Lo tau nggak artinya syifa apa?" "Obat." "Tepat. Dan nama gue Syifano yang diambil dari kata Syifa yang berarti obat. Dan mungkin tuhan mendesain alur buat gue disisi lo sebagai obat." "Obat?? Aku kan nggak sakit." "Ya memang sih..., secara fisik lo nggak sakit. Tapi.... Batin lo yang sakit." Aku pun menoleh ke samping kananku tepat Fano (panggilan untuk Syifano) duduk. Terdiam aku menatapnya hingga kita saling bertatapan cukup lama. "Halah..., sok tau!" kataku, lalu beranjak pergi meninggalkannya. Aku Sabira Linjani, wanita 24 tahun dengan segala kekuranganku dan luka akan masalaluku yang tak banyak orang tau. Dan suatu titik temu mempertemukanku dengan dia. Seseorang yang mengubah cara pandangku dalam menyikapi masalaluku yang cukup kelam.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#275
indonesiamembaca
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Loving You
  • ALA
  • Narasi patah hati
  • DI ANTARA DUA KEHIDUPAN (END)
  • Meneroka Jiwa 2
  • Fierce Love
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • F dan Z  ( and )
  • Mahligai Cinta [END]✓

*** Cerita ini khusus 18+ *** " Kamu suka sama aku??? " tanya Renno marah kepada Allea, sahabat sejak ia duduk di bangku TK. "A..aa..ku" timpal Allea terbata bata, karena baru kali ini melihat Renno memandangnya dengan mata menyalang marah. "Cukup!!! jadi benar ini alasan Tasya menolakku!!!" sela Renno kepada Allea dengan suara yang sangat keras sampai membuat seluruh orang-orang melihat mereka. "Renn, apa yang kau lakukan??" sela Tasya yang baru datang ke kantin tempat Renno berteriak teriak marah. "Dia ..." tunjuk Renno kepada Allea yang sekarang menunduk menahan tangis ," telah merusak persahabatan kita". "Apa maksudmu??" tanya Tasya tak mengerti. "Kau menolakku karena dia kan, karena Allea menyukaiku." jelas Renno. "Renn..." panggil Allea serak menahan air mata "Diam kau!! aku tak sudi kau memanggil namaku. Kau memang murahan, berani sekali kau menyukaiku padahal kau tahu bahwa aku menyukai Tasya, kau telah merusak persahabatan kita." tunjuk Renno yang masih dengan teriakan penuh amarahnya. Allea sudah tidak sanggup lagi, ia lari meninggalkan tempat yang membuatnya malu setengah mati. Semarah itukah Renno mengetahui bahwa ia menyukainya sampai Renno begitu mudah menghinanya di depan teman teman SMA mereka. Allea menangis sejadi jadinya, dia sudah menahan perasaannya sampai sekarang dan tak ada orang yang tau, tapi tiba tiba Renno datang ketempat mereka biasa istirahat dan berteriak teriak kepadanya seolah ia melakukan dosa yang teramat besar. Bagaimana Renno bisa tau itulah yang sekarang ada dipikiran Allea saat ini. Written by JOY

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan