Ziya's Love || [ COMPLETE ] ✔

Ziya's Love || [ COMPLETE ] ✔

  • WpView
    LECTURAS 4,387
  • WpVote
    Votos 644
  • WpPart
    Partes 33
WpMetadataReadConcluida vie, jul 17, 2020
Ziya's Love Copyright©2020 Gina Hartina All right reserved Nov 2019 ________________________________________ [COMPLETE] "Jika kamu bersungguh-sungguh, datang dan temui ayah dan ibuku. Katakan kepada mereka bahwa kamu telah siap membangun rumah tangga bersamaku." Kesunyian menyelimuti keduanya. Waktu seakan ikut berhenti setelah Ziya menyelesaikan kalimatnya. Ziya takut. Cinta yang seharusnya benar, akan tumbuh dengan cara yang salah. Sebab itulah ia memberikan tantangan kepada Rito. Namun, apakah Rito mampu memenuhi tantangan yang telah ia berikan? Atau berhenti sebelum memulai?
Todos los derechos reservados
#14
grassmediagroup
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Terjebak Kata Sahabat [COMPLETED]
  • Ta'aruf? Siapa Takut! | END
  • Cinta Dua Hati (END)
  • Breadcrumbing [END]
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • Love In Silent(END)
  • Sebuah Penantian {ENDING}
  • Marry me?
  • In Between [END] [The Wattys 2020]
  • Senandung Rasa [SELESAI]

[Ambassadors' Pick: July 2022 oleh Wattpad AmbassadorsID] Ava Rayna Tsabita begitu kaget saat manusia es yang beberapa hari ini hanya bisa didengarnya tanpa berani dia tatap tiba-tiba duduk di depannya. "Sepertinya kita menghadapi masalah yang sama. Jadi saya akan duduk disini. Gak usa ngomong, gak usa ngobrol, gak perlu kenalan. Cukup diem aja dan kerjakan apa yang kamu kerjakan." "eh," gumam Ava tidak mengerti apa yang cowok yang ternyata gantengnya gak main-main ini, eh maksudnya manusia es, ini katakan. 'Dan, duh kaku banget cara ngomongnya. Apa perlu saya bilang, oke Anda bisa duduk di sini,' ringis Ava. * Aksa Satria Baskoro sudah muak dengan segala gangguan saat duduk sendirian di tempat itu. Dan gadis itu, Aksa tidak peduli namanya, sepertinya mengalami hal yang sama. Dulu sewaktu SMA tidak ada yang berani mendekat padanya. Masa awal kuliah ini benar-benar menyebalkan. Dia kembali harus menunjukkan ke orang sekitarnya bahwa dia punya taring, tanduk, gigi dan kuku tajam. Jadi, dia akan memanfaatkan gadis itu. Mereka akan sama-sama diuntungkan. Masih sama, Aksa tidak mau direpotkan dengan kegiatan yang disebut - berteman -

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido