We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Ziya's Love || [ COMPLETE ] ✔

Ziya's Love || [ COMPLETE ] ✔

  • WpView
    Reads 4,427
  • WpVote
    Votes 644
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 17, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ziya's Love Copyright©2020 Gina Hartina All right reserved Nov 2019 ________________________________________ [COMPLETE] "Jika kamu bersungguh-sungguh, datang dan temui ayah dan ibuku. Katakan kepada mereka bahwa kamu telah siap membangun rumah tangga bersamaku." Kesunyian menyelimuti keduanya. Waktu seakan ikut berhenti setelah Ziya menyelesaikan kalimatnya. Ziya takut. Cinta yang seharusnya benar, akan tumbuh dengan cara yang salah. Sebab itulah ia memberikan tantangan kepada Rito. Namun, apakah Rito mampu memenuhi tantangan yang telah ia berikan? Atau berhenti sebelum memulai?
All Rights Reserved
#5
gmgchallenge2020
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terima Kasih (DALAM PROSES PENERBITAN)
  • Antara Timur Dan Barat [END]✔
  • I Love Gus (OPEN PO)
  • Ta'aruf? Siapa Takut! | END
  • Breadcrumbing [END]
  • Senandung Rasa [SELESAI]
  • Sebuah Penantian {ENDING}
  • Love In Silent(END)
  • Marry me?
  • The Fault

Mohon maaf cerita ini saya ganti judul yang dulunya Terimakasih Abi Umi jadi Terimakasih. Ceritanya tetap sama kok hehe:-) Kalau yang belum paham ceritanya silahkan baca dulu yang judulnya Kamu Gus Ku, karena ini memang lanjutannya. Jadi wajib baca kalau mau tahu kelanjutannya. Jangan lupa vote, follow juga yaaa❤️ Kisah yang menceritakan tentang sebuah pilihan antara ego dan bakti yang sama-sama berat. Pilihan yang jatuh dari orang tuanya sangatlah memberatkan pun Azmi tidak bisa menolak begitu saja. Sedangkan pilihan hatinya juga tidak serta merta membuatnya menyerah untuk memperjuangkannya. Akankah Azmi dapat meraih semua keinginanya setelah ia bisa pergi mengejar cita-citanya ke Mesir? "Nak pilihlah yang sesuai dengan kata hatimu. Orang tua hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu, tapi pilihan kita juga pasti terbaik," nasihat umi "Terima kasih, Umi. Akan Azmi pikirkan lagi," "Kami percaya padamu, tapi jangan pernah kecewakan Abi dan Umi ya, Nak," Seburuk bahkan sebaik apapun pilihan kita, orang tua akan selalu mendukung demi kebaikan dan kebahagiaan anak. Bahkan terkadang nyawapun jadi taruhannya demi anak. Maka dari itu berbaktilah selagi masih bisa dan belum terpisahkan oleh maut. "Katakan: Marilah kubacakan apa yang telah diharamkan kepada kalian oleh Rabb kalian yaitu janganlah kalian mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah kepada kedua orang tua." - (Al-An'am: 151)

More details
WpActionLinkContent Guidelines