BIRU
  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 9, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Ahlan Wa Sahlan, Bicara soal petala langit, kita tentu mengenal si Biru yang begitu indah berkiprah disana, damai. Begitu juga dengan Biru milikku, dia indah. Dan satu hal lagi, dia tidak tertebak. "Saya izinkan kamu singgah, untuk mengerti cerita saya. Suka ya!" -author
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bara dan Biru
  • Another Life (Completed)
  • Lautan
  • Senja di Langit Biru [Complete]
  • Awan Biru Alana [END]✓
  • ARIEANNA
  • Berandal school is a good Papa
  • DISA | broken
  • Gus Zayn : Langit Biru di Yogyakarta
  • Biru Dibalik Awan

"Saya suka kakak." Kata-kata itu terlontar dari bibir mungil milik Biru. Jantungnya berdegub sangat cepat. Telapak tangannya basah karena keringat. Kaki lemasnya dipaksa untuk tetap berdiri tegak dihadapan laki-laki jangkung itu. "Saya nggak bisa jadi pacar kamu, maaf." "Tapi saya nggak meminta kakak untuk jadi pacar saya. Saya hanya mengungkapkan apa yang selama ini saya rasakan. Dan sekarang, saya lega sudah mengungkapkan. Terimakasih atas waktunya kak. Maaf mengganggu." Setelahnya Biru pergi, meninggalkan laki-laki itu di halaman belakang sekolah. Tempat Biru menyatakan perasaannya. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines