Expectancy [On Going]

Expectancy [On Going]

  • WpView
    Leituras 3,883
  • WpVote
    Votos 164
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, dez 3, 2021
Cyrinda Ariestinova, siswi SMA yang baru saja menginjakkan kaki di bangku kelas dua belas pada tahun ajaran baru. Cyrin itu cerdas, namun tak gila popularitas. Cenderung tertutup, apalagi jika menyangkut kehidupan pribadinya. Ada luka di balik senyum manisnya, juga jiwa yang rapuh di dalam raganya yang terlihat kokoh. Kecerdasan nyatanya tak membuat gadis itu memiliki banyak teman, atau setidaknya satu saja yang benar-benar tulus. Tidak sampai saat itu tiba, saat ia mencoba untuk lebih terbuka pada lingkungan sekitar dan bertemu dengan orang-orang yang ia anggap bisa mengisi kekosongan harinya. Sampai salah satu diantara mereka benar-benar menyusup masuk ke dalam cerita hidupnya yang lebih nyata tanpa pura-pura. Namun, kehadiran teman baik ternyata tak menjamin kelangsungan hidup yang bahagia dan penuh warna. Selayaknya pelangi yang warna-warni indahnya hanya bisa dinikmati sejenak saja, kenyataan perih malah menghambur memeluk erat gadis itu setelah ia mengetahui sebuah kebenaran sekaligus penjelasan mengenai rahasia hidupnya yang sebenarnya. Rahasia besar yang selama ini bahkan tak pernah ia ketahui kejelasannya barang hanya satu baris aksara.
Todos os Direitos Reservados
#115
strong
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Let Me Love You Longer
  • My Friend and My Bestfriend
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • No Longer Mate
  • Our Times (Completed)
  • Semesta Ingin Aku Bagaimana (?)
  • Imaginary Boyfriend
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • The Special Class
  • DEVIAN [END]

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo