bintang & Jingga

bintang & Jingga

  • WpView
    Reads 138
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 8, 2020
"kenapa lo cuek banget sih? "tanya wanita itu. "karna malam sunyi yang terlihat bak lembar yang masih kosong,hampa walau terdapat banyak bintang"jawab pria tersebut. Wanita itu tersenyum tipis sambil berkata "selalu lebih jauh, lebih tinggi, dan lebih sulit dari yang terlihat.setiap puncak yang baru di daki selalu mengajarkan kita sesuatu. "senyumnya semakin berkembang saat dia selesai berbicara dan melihat ekspresi pria tadi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • SHANA (SELESAI)
  • Fatal Attraction
  • Pelangi Rindu (DRAMIONE)
  • Dream
  • NOESIS [END]
  • Last Love [DRAMIONE]
  • Two Heart [DRAMIONE]
  • Fell Down To Fall In Love (Harry Potter Fanfiction)
  •  My Mysterious Boss Is My Love At The First Sight

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines