Stevenetta

Stevenetta

  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 4, 2019
WpInfo
Fanfic
Steven Universe
"aku cuma ingin jadi satu satunya di hati kamu Steven." mohon Netta tersedu sedu kepada Steven. "Pliss jangan nangis Netta. Aku terpaksa kaya gini. Tolong maafin aku udah sering nyakitin kamu dan buat kamu nangis. Aku pergi dulu ya, aku sayang kamu" ucap Steven memeluk erat Netta seakan akan dia juga tidak ingin meninggalkan gadis kecilnya itu. "Steven plisss jangan ninggalin aku demi dia! STEVENNNN...." Dialog diatas belum menentukan ending cerita ini ya... dialog diatas hanya sebagai cuplikan pendek dari cerita ini. Cerita ini bercerita tentang dua makhluk tuhan yang akan membuktikan seberapa besar cinta yang dimiliki mereka berdua.
All Rights Reserved
#9
netta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Z A L E R A
  • REYDIRA  || TERBIT
  • RION IS MY MANTAN!
  • COLD GIRLS OR BAD GIRLS
  •  My Lovely Ice Prince (Completed)
  • Perfect Two
  • Struggle
  • Xagala
  • Bad Girl vs Ice Boy ✔

" Masalahnya playboy itu jabatan yang udah melekat sama gue "- alzi menarik dagu Vera mendekat padanya hingga jarak keduanya terkikis. Vera mundur selangkah agar jarak keduanya tak begitu dekat, namun sebelum melakukan itu alzi sudah lebih dulu menarik pinggangnya posesif hingga membuat keduanya saling bertatapan, " Ya bukan gue juga target lo selanjutnya "- " hmm, cantik "- puji alzi sambil mengusap keringat yang ada di pelipis gadis itu. " Lepasss! "- sentak Vera berusaha menjauh dari alzi. Cinta? Aku pernah mencintai mu sedalam lautan, namun kau sama sekali tak pernah peduli. Tapi disaat aku meninggalkan mu, kau baru menyadari apa itu arti Cinta yang kuberi. Aku tak pernah membencimu padahal kau berulang kali menyakitiku, aku tetap menyayangimu walau kau tak pernah mengetahui hal itu. kau penyakit sekaligus obat atas luka tersebut. Miris? Memang hidupnya sangat lah miris, banyak orang yang dekat dengannya, namun tak banyak yang tau apa masalah hidup yang dihadapi. Kesabaran adalah kunci utama dalam menjalani hidup ini, kemarahan hanya bisa disimpan sendiri, tak ada yang bisa mengerti kecuali dirinya. " Apa papa pernah mikirin gimana perasaan aku?"- " Aku juga capek pa, aku pengen hidup bebas kayak yang lain, aku pengen bahagia pa, apa cuma aku yang harus punya hidup semenyedihkan ini?"- Hatinya teriris, otak nya penuh dengan pikiran - pikiran berat, ingin sekali ia berteriak pada semua orang jika dirinya sedang tak baik - baik saja, namun ia harus tetap dipaksa untuk tersenyum.

More details
WpActionLinkContent Guidelines