Jio tidak pernah berniat menjadi pusat dari enam perasaan yang berbeda. ia hanya berjalan seperti biasa-tertawa, diam, dan menyimpan luka sendiri. Tapi entah sejak kapan, enam pasang mata mulai melihat jio dengan cara yang sama: terlalu dalam untuk disebut sekadar teman. Mereka datang dengan cinta yang berbeda. Ada yang posesif, ada yang diam-diam melindungi, ada yang lembut, ada yang penuh amarah, dan ada yang mencintainya tanpa berharap apa pun. dia tau dunia tidak akan mengerti keputusannya. Namun di tengah enam hati yang mengelilingi, Jio belajar bahwa mencintai bukan selalu tentang memilih satu- kadang, itu tentang berani menerima semuanya.
More details