GALEXTER

GALEXTER

  • WpView
    LECTURAS 292,117
  • WpVote
    Votos 16,951
  • WpPart
    Partes 33
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jun 6, 2022
Galexter Karenio Pratama. Seorang siswa SMA Bintang, ia memiliki kepribadian yang tertutup dan tak tertebak. Hidupnya memang sangat sempurna, semua yang ia mau pasti terkabul. Hingga suatu ketika datang seorang gadis yang terus menganggu aktifitas kesehariannya. Tapi ternyata, sesosok gadis itu memiliki sebongkar masa lalu yang kelam. Apakah bisa gadis itu membuat Galexter mengerti apa itu rasa dan cinta? Ataukah berakhir dengan tipu daya saja? Penasaran? Cuss langsung baca ------ PLAGIAT DI MOHON MENJAUH! Start : 18 Januari 2020 Finish :
Todos los derechos reservados
#131
teenlove
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Imperfection : Fight to be fine
  • BEAUTIFUL GOODBYE [END]
  • Semua Tentang Luka [ END ]
  • GALASKA [RE-UPLOUD]
  • Rintik hujan [COMPLETED]
  • Langit untuk Asa
  • Bintang [end]
  • HIDDEN I (The End)
  • DAKSA [END]

#BBS [Bastard Belati Series] #1 •Imperfection 2• ______________________________________ Mulai saat ini Cahaya tahu hidupnya tak lagi sama. Bersama Racquelle, Leo seakan lupa pada apa yang pernah terjadi dengannya dan Cahaya. Leo kembali dengan sifat berengseknya. Baik Leo dan Cahaya sama-sama bertingkah seolah saling tak mengenal satu sama lain. Hingga sesuatu tak terduga terjadi kepada keduanya. Mereka belajar untuk berjuang melawan luka dan derita yang bersarang di dada mereka. Mereka belajar melawan ego mereka masing-masing demi berdamai dengan luka. Lalu, akankah mereka mendapatkan kebahagian mereka setelahnya? _________________________________ © Copyright 2019 By Ran. *** Nggak ada bentuk toleransi untuk seorang plagiat. Tidak memaklumi segala tindak plagiarisme. Karena author bikin cerita nggak mudah. Harus meras otak supaya dapat imajinasi. Jadi, dibanding harus merugikan orang lain lebih baik tak usah buat cerita. Sesimpel itu. Berkaryalah dengan otakmu sendiri. Pergunakan otak dengan benar agar tidak sekadar jadi pajangan dalam kepala. Dibanding rusuh, pelagiat lebih baik menjauh.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido