In 20 parts(END)

In 20 parts(END)

  • WpView
    Reads 712
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 11, 2020
Perihal aku yang terlalu egois, tidak memperdulikanmu yang sudah jelas nyatanya. Aku yang selalu mengabaikanmu, dan sesungguhnya kamu tetap sabar untuk menungguku. Kamu adalah tunanganku. Bagaimana kisah pertunangan mereka? Apakah saling mencintai dari awal-sampai akhir? Ini kisahnya..... |Follow sebelum membaca|
All Rights Reserved
#234
rey
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AFTER (COMPLETE)
  • Bad Boy In Love [COMPLETED]
  • Suamiku Kurir Resek (✓)
  • Wrong Love
  • After Second Marriage(Completed)
  • DARA || [young marriage]
  • CINTA RIVAN UNTUK PRITA
  • Carissa  Xavier
  • LIVE WITH MY HUSBAND (TAMAT)

Aku selalu menatapmu dalam diamku, berharap kau sekali saja dapat berpaling kearahku.... Menantimu selama 17 tahun, membuatku mengorbankan setiap apa yang aku punya untukmu... Cintaku, cita-citaku, harapanku, hidupku... semuanya hanya untuk selalu dapat berada disisimu... Namun, saat aku berusaha menjadi orang egois, hanya untuk 3 bulan, kau selalu meneriaki aku dengan kata-kata kasarmu... Kumohon, hanya 3 bulan, tak lebih ! Tapi kau selalu tak peduli ! Aku sakit, bisakah kau temani aku, hanya sebentar saja?Ku mohon.... _oOo_ Tentang rasa yang bertepuk sebelah tangan, tentang harapan dan perjuangan... Bukan hanya soal cinta namun juga hidupnya... Penantian terbalasnya perasaan terpendam, yang tak pernah mampu dirinya ucapkan, bahkan sampai penantian panjang itu terhenti untuk selamanya. "Aku titipkan pesan itu pada Tuhan, untuk menjagamu, menghiburmu dalam sukarnya kisah kehidupan mu. Kali ini, kali ini saja, biarkan aku berbisik, pada satu detik terakhir nafasku, bahwa rasa ini akan selalu sama, I love you Damma."

More details
WpActionLinkContent Guidelines